Potensi Transmisi Zoonoses Cryptosporidium, Giardia, Balantidium, dan Hymenolepis di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
ERSANDHI R, Dr. dr. Mahardika Agus Wijayanti, DTM&H, MKes
2020 | Disertasi | DOKTOR ILMU KEDOKTERAN DAN KESEHATANLatar Belakang: Zoonoses parasit merupakan penyakit yang diabaikan, tetapi seiring dengan perkembangan kebutuhan dan gaya hidup manusia berakibat meningkatnya penyakit ini. Hewan dapat berperan sebagai intermediate host yang menularkan parasit usus ke manusia dikarenakan kedekatan kehidupan manusia dan hewan serta kurangnya kebersihan lingkungan. Tikus dan babi dapat membawa parasit usus, di antaranya Cryptosporidium, Giardia, Balantidium, Hymenolepis dan menularkannya ke manusia. Transmisi terjadi akibat kedekatan kehidupan manusia dan kemampuan parasit untuk bertahan pada host baru. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi zoonoses Cryptosporidium, Giardia, Balantidium, Hymenolepis pada tikus, babi dan manusia. Metode: Sampel berasal dari 74 tikus, 205 babi, 438 penelitian ini bertuhua penduduk di Lombok Barat dengan. Sampel sekrening dengan pemeriksaan mikroskopis (Ritchi dan Tahan Asam), dan dilanjutkan dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk melihat adanya parasit usus, sekuensing DNA untuk melihat kekerabatan genetik parasit yang terdapat pada tikus dan babi dengan yang menginfeksi manusia. Hasil: Identifikasi PCR terdapat Cryptosporidium parvum 2,70% (2/74) pada tikus; 6,34% (13/205) pada babi; 0,91% (4/438) pada manusia, Giardia lamblia 1,17% (6/438) pada manusia, Balantidium coli 8,29% (17/205) pada babi, Hymenolepis nana 4,05% (3/74) pada tikus; 0,49% (1/205) pada babi; 0,46% (2/438) pada manusia. Hasil sekuensing menunjukkan satu Group dengan C. parvum, H. nana pada tikus, babi dan yang menginfeksi manusia. Terdapat dalam satu percabangan pohon filogenetik parasit isolat Lombok Barat dengan C. parvum Thailand; G. lamblia UK dan USA; N. coli Babi Afrika, dan H. nana tikus india dan Japan. Kesimpulan: Terdapat potensi transmisi Cryptosporidium parvum dan Hyemnolepis nana pada tikus, babi, dan manusia di Lombok Barat berdasarkan kekerabatan genetik parasit.
Background: Parasitic zoonoses are a disease that is neglected, but along with the development of human needs and lifestyle, the result of this disease is increasing. Animals can act as intermediate hosts that transmit intestinal parasites to humans due to the proximity of human and animal life and lack of environmental hygiene. Rats and pigs can carry intestinal parasites, including Cryptosporidium, Giardia, Balantidium, Hymenolepis, and transmit them to humans. Transmission occurs due to the proximity of human life and the ability of parasites to survive on new hosts. This study aims to determine the potential of Cryptosporidium, Giardia, Balantidium, Hymenolepis zoonoses in Rats, pigs, and humans. Methods: Samples came from 74 rats, 205 pigs, 438 of this study were residents of West Lombok. Samples were sequenced by microscopic examination (Ritchie and Acid Resistant), followed by Polymerase Chain Reaction (PCR) to see the presence of intestinal parasites, DNA sequencing to see the genetic relationships of parasites found in rats and pigs and those that infect humans. Results: PCR identification contained Cryptosporidium parvum 2.70% (2/74) in Rats; 6.34% (13/205) in pigs; 0.91% (4/438) in humans, Giardia lamblia 1.17% (6/438) in humans, Balantidium coli 8.29% (17/205) in pigs, Hymenolepis nana 4.05% (3/74 ) in Rats; 0.49% (1/205) in pigs; 0.46% (2/438) in humans. The sequencing results showed the genetic relationship of in Rats, pigs, and those that infect humans. There is a phylogenetic tree branching of parasite isolate West Lombok with C. parvum Thailand; G. lamblia UK and USA; N. coli, African pig, and H. nana, Indian and Japanese Rats. Conclusion: There is potential for the transmission of Cryptosporidium parvum and Hyemnolepis nana in Rats, pigs, and humans in West Lombok based on the genetic kinship of parasites.
Kata Kunci : Zoonoses, Cryptosporidium parvum, Giardia lamblia, Balantidium coli, Hymenolepis nana /