Laporkan Masalah

PEMETAAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI DI KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO

AFIF RHEZA B A, Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc.

2020 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

Kawasan industri Kecamatan Sentolo cukup potensial untuk dikembangkan karena memiliki infrastruktur yang mendukung untuk pembangunan kawasan industri dan adanya bandara baru semakin menjadikan kawasan ini strategis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian lahan kawasan industri di Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Lokasi daerah penelitian dibatasi pada wilayah pengembangan industri yang telah ditetapkan dalam RTRW Kabupaten Kulon Progo dan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Perindustrian 40/M-IND/PER/6/2016. Metode penelitian menggunakan analisis Sistem Informasi Geografi melalui metode analisis kuantitatif berjenjang tertimbang, dimana setiap parameter diberi harkat dan bobot sesuai dengan seberapa besar pengaruh yang dimiliki untuk mendapatkan tingkat kesesuaian lahan kawasan industri. Proses perolehan data parameter dengan menggunakan data penginderaan jauh dan penggunaan aplikasi sistem informasi geografi. Untuk mendapatkan parameter-parameter yang digunakan bersumber dari hasil interpretasi secara visual pada citra satellite resolusi tinggi (CSRT), data kontur RBI, peta geologi, dan data jaringan jalan. Hasil analisis kesesuaian kawasan industri sebagian Kecamatan Sentolo memiliki 3 kelas kesesuaian lahan yang berupa, kesesuaian lahan tinggi (747,65 Ha) atau 21% dari seluruh wilayah kajian, sedang (2.265,49 Ha) atau 63,5% dari seluruh wilayah kajian, dan rendah (551,70 Ha) atau 15,5% dari seluruh wilayah kajian. Kesimpulan hasil analisis penelitian ini adalah wilayah kawasan industri sebagian Kecamatan Sentolo kurang sesuai digunakan untuk kawasan industri karena didominasi oleh kesesuaian lahan dengan kelas sedang.

The industrial area of Sentolo District is quite potential to be developed. This research aims to determine the suitability level of industrial area land in Sentolo District, Kulon Progo Regency. The location of the research area is limited to industrial development areas that have been stipulated in the RTRW of Kulon Progo Regency and adjusted to the Regulation of the Minister of Industry 40 / M-IND / PER / 6/2016. The research method uses Geographic Information System analysis through a weighted tiered quantitative analysis method, where each parameter is assigned a value and weight according to how much influence it has to obtain the suitability level of industrial estate land. The process of obtaining parameter data using remote sensing data and the use of geographic information system applications. To obtain the parameters used, the source is derived from the results of visual interpretation of high resolution satellite images (CSRT), RBI contour data, geological maps, and road network data. The final classification is in the form of 3 land suitability classes in the form of high land suitability (747.65 Ha) or 21% of the entire research area, medium (2,265.49 Ha) or 63.5% of the entire research area, and low (551.70 Ha) or 15.5% of the entire research area. It was concluded that the industrial areas of some Sentolo sub-districts were not suitable for industrial areas because they were dominated by medium-class land suitability.

Kata Kunci : Sistem Informasi Geografi, Tingkat Kesesuaian Lahan Kawasan Industri

  1. D3-2020-369207-abstract.pdf  
  2. D3-2020-369207-bibliography.pdf  
  3. D3-2020-369207-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2020-369207-title.pdf