Laporkan Masalah

PERAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI PERTANIAN DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN PANGAN (Studi di Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta)

EKO TULUS WIBOWO, Dr. Subejo, S.P., M.Sc. ; Dr. Ahmad Zubaidi, M.Si.

2020 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Seiring dengan menguatnya pembangunan industri dan jasa, peran pertanian mulai menurun searah dengan prioritas pembangunan beralih ke sektor non pertanian. Salah satu inovasi yang dapat memperkuat pembangunan dan modernisasi pertanian adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi serta peran generasi muda guna meningkatkan pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemuda dalam pembangunan ekonomi pertanian digital di Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman serta implikasinya terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan melalui teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, focus group discussion, dokumentasi dan kepustakaan, serta dokumen dari internet. Informan pada wawancara adalah 2 orang pegawai di Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, 1 orang pemuda tani dan 1 orang developer aplikasi. Informan pada focus group discussion melibatkan 8 orang dari akademisi dan praktisi. Analisis data yang digunakan adalah kategorisasi data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran pemuda dalam pembangunan ekonomi pertanian digital di Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman yaitu Portalsayur.com dan Cobain Susu. Implikasi ekonomi pertanian digital dan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman dapat dilihat dari terpenuhinya produksi pangan utama pada aspek produksi, adanya dukungan infrastrukur dan transportasi dalam distribusi pangan pada aspek akses, dan meningkatnya skor Pola Pangan Harapan (PPH) pada aspek konsumsi serta peningkatan manfaat yang diterima oleh pengguna ekonomi pertanian digital pada tiga aspek ketahanan pangan.

Along with the strengthened of industrial and service development, the role of agriculture began to decline as development priorities shifted to the non-agricultural sector. One innovation that can strengthen agricultural development and modernization is the used of ICT and the role of youth to improved agriculture in Indonesia. This study aims to determine the role of youth in the economic development of digital agriculture in the Department of Agriculture, Food, and Fisheries of Sleman Regency and their implications for food security in Sleman Regency. This research is a descriptive study with a qualitative approach by selected informants through purposive techniques. Data collection techniques used were observation, interviews, focus group discussions, documentation and literature, and the internet. Informants in the interview were 2 employees in the Agriculture, Food and Fisheries Office of Sleman Regency, 1 youth farmer and 1 application developer. Informants in the FGD involved 8 people from academia and practitioners. Analysis of the data is data categorization, data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate the role of youth in the economic development of digital agriculture in the Department of Agriculture, Food, and Fisheries of Sleman Regency namely Portalsayur.com and Cobain Susu. The economic implications of digital agriculture and food security in Sleman Regency can be seen from the fulfillment of major food production in the production aspect, the existence of infrastructure and transportation support in food distribution in the aspect of access, and the increasing score of the Food Hope Pattern in the aspect of consumption as well as the increase in benefits received by digital agriculture economy users on three aspects of food security.

Kata Kunci : Pemuda, Ekonomi Pertanian Digital, Ketahanan Pangan, Kabupaten Sleman

  1. S2-2020-435198-abstract.pdf  
  2. S2-2020-435198-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-435198-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-435198-title.pdf