Laporkan Masalah

Kesiapan Inti Masyarakat Kabupaten Sleman dalam Penerapan Mobile Health sebagai Aplikasi Literasi Kesehatan (Studi Kualitatif)

ADINDA S, Ariani Arista Putri Pertiwi., S.Kep., Ns., MAN., DNP; Kurnia Putri Yuliandari, S.Kep., Ns., M.Sc.

2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah mengembangkan aplikasi mHealth untuk meningkatkan kualitas kesehatan (wellness) masyarakat. Keberhasilan penerapan mHealth dipengaruhi oleh kesiapan masyarakat salah satunya kesiapan inti untuk melihat kebutuhan masyarakat terhadap mHealth. Tujuan Penelitian: Melihat kesiapan inti masyarakat Kabupaten Sleman dalam penerapan mHealth, khususnya untuk melihat gambaran fitur yang dibutuhkan beserta aspek yang memengaruhi penerimaan. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskripsif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam kepada masyarakat Kabupaten Sleman (n=13). Hasil wawancara dianalisis dengan teknik analisis konten secara langsung. Hasil: Terdapat lima kategori kesiapan inti yang di dalamnya terdapat aspek yang harus ditingkatkan. Pada kategori identifikasi kebutuhan didapatkan sepuluh fitur yang perlu ditingkatkkan yaitu informasi kesehatan, self-medication, konsultasi online, pemetaan pelayanan kesehatan, kelompok dukungan antarpasien, promosi kesehatan, personal training, kegawatdaruratan, personal health record, dan fitur kelompok khusus. Pada kategori kepuasan perlu ditingkatkan dalam hal akurasi, biaya, waktu konsultasi, promosi, dan pencarian. Dalam kategori pengetahuan potensi perlu memerhatikan risiko penyalahgunaan data. Dari kategori pemerimaan, aspek yang perlu ditingkatkan yaitu tampilan desain, kemudahan, penyampaian konten, biaya penggunaan, promosi, performa, keamanan dan privasi, serta keberlanjutan. Pada kategori antusiasme ditemukan alasan takut dalam menggunakan mHealth, sehingga aspek ini perlu ditingkatkan. Kesimpulan: Masyarakat Kabupaten Sleman telah siap untuk menerima penerapan aplikasi mHealth. Terdapat sepuluh fitur yang dibutuhkan masyarakat beserta sembilan aspek yang penting dalam penerimaan mHealth yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan mHealth.

Background : Universitas Gadjah Mada (UGM) is currently developing mHealth apps intending to enhance community wellness. The success of mHealth implementation determined by community readiness, especially core readiness to see the community needs of mHealth. Objective: To identify the core readiness of the Sleman Region community on mHealth implementation, specifically to identify the features needed and the determining aspect of mHealth acceptance. Methods: This research is using a qualitative descriptive design with phenomenology approach. This research conducted an in-depth interview with Sleman Region Community (n=13). The interview transcript then analyzed with a direct content analysis technique. Results: There are five categories of core readiness which contain aspect that should be enhanced. From the identification of needs, obtained ten features should be enhanced that is health information, self-medication, online consultation, mapping of healthcare services, peer support group, health promotion, personal training, emergency, personal health record, and feature for a specific group. On the satisfaction category, there are five aspects that should be enhanced that are accuracy, cost, consultation time, promotion, and search. From the knowledge of mHealth potency, we should pay more attention to data misuse. From the acceptance category, we found determining aspects that are interface design, easiness, content delivery, cost, promotion, performance, safety, and privacy, also sustainability. In the last, enthusiasm category, we found the reason for not using mHealth that is fear, so it should become concerned. Conclusion: The community of the Sleman region is ready to accept the implementation of mHealth apps. This research discovers ten features needed by the community and nine determining aspects of mHealth acceptance which can be considered in developing mHealth apps.

Kata Kunci : aplikasi kesehatan, kebutuhan masyarakat, kesiapan inti, mobile health

  1. S1-2016-395688-abstract.pdf  
  2. S1-2016-395688-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-395688-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-395688-title.pdf