Laporkan Masalah

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN AIR TERJUN SRI GETHUK, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DIY

HAFIDZ IRSHADDIN, Yulita Kusuma Sari, S.T., M.Sc.

2020 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Sejak diresmikannya Kawasan Wisata Air Terjun Sri Gethuk pada tahun 2010 jumlah kunjungan wisata terus mengalami fluktuasi. Jumlah kunjungan wisata tertinggi tercatat sebesar 140.315 pada tahun 2015. Jumlah kunjungan yang meningkat mendorong pengelola untuk membangun fasilitas penunjang wisata pada kawasan ini. Lahan yang dahulunya berupa hutan dan sawah tadah hujan sedikit demi sedikit mengalami perubahan dengan bertambahnya fasilitas penunjang wisata yang dibangun setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan penggunaan lahan yang terjadi di Kawasan Air Terjun Srigthuk. Dalam penelitian ini menggunakan data citra yang bersifat kronologis atau time series untuk melihat bagaimana penggunaan lahan yang terjadi pada tahun 1999, 2007, 2011, 2013, 2015, 2017 dan 2018. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dilakukan proses georeferencing dan digitasi untuk dapat menghitung luas lahan dari masing-masing tahun. Selanjutnya, data yang sudah terdigitasi dianalisis menggunakan teknik overlay. Analisis overlay menghasilkan area baru hasil dari perpotongan dua area penggunaan lahan yang berubah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua interval tahun dengan perubahan terbesar yaitu tahun 2011 hingga tahun 2013 dengan total luas perubahan sebesar 0,631664 Ha. Kedua, tahun 2013 hingga tahun 2015 dengan total luas perubahan sebesar 0,517924 Ha. Seiring dengan tingkat kunjungan yang terus meningkat, pada tahun 2011 hingga 2015 dibangun fasilitas pendukung wisata pada kawasan ini berupa lahan parkir, musala, warung, toilet, jalan setapak, aula, gazebo dan perkerasan pada area dermaga.

Being established on 2010, Sri Gethuk Waterfall Tourism Area has progressively undergone a fluctuation on its amount of tourism visits. The highest number of tourism visits recorded prior on 2015 was 140.315. This escalating amount has thrusted the tourism site's management to construct the supporting facilities in this tourism site. The escalation of these tourism supporting facilities have gradually transformed a land which was formerly a forest and rainfed rice land as they are constructed annually. This research aims to discover about the transformation of land use on Sri Gethuk tourism site. It employs a chronological or time series imagery data, in order to discover about the land use on 1999, 2007, 2011, 2013, 2015, 2017, 2018. Further, these data collections are proceeded into georeferencing and digitizing process to calculate the large of the land from each year. Additionally, the digitized data is analyzed with overlay techniques. The overlay analysis has obtained a new area as a result of the intersection from two changing of land use areas. This research discovers that there was a drastic change on two interval years, which were on 2011 until 2013 as the large change of the land reached 0,631664 Ha. Furthermore, the large change of the land on 2013 until 2015 reached 0,517924 Ha. Along the escalation of tourism visits, the supporting tourism facilities had been built on this tourism site on 2011 until 2015, for instance: parking lots, prayer room, stalls, toilet, pathway, hall, gazebo, and concreting the dock area

Kata Kunci : Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan, Air Terjun Sri Gethuk, Analisis Overlay.

  1. S1-2020-367430-abstract.pdf  
  2. S1-2020-367430-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-367430-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-367430-title.pdf