Evaluasi Rancangan Sistem Proteksi Fisik dari Tindakan Pencurian Pasir Monasit PT. Timah
EGA SA YAN MASKURA, Ir. Susetyo Hario Puter, M.Eng ; Ir. Haryono Budi Santosa, M.Sc.
2020 | Skripsi | S1 TEKNIK NUKLIRPenambangan dan pengolahan bijih timah di Bangka Belitung oleh perusahaan PT. Timah menghasilkan pasir monasit sebagai hasil samping. Diperkirakan, jumlah pasir monasit yang tersimpan di PT. Timah hingga tahun 2018 mencapai 28.164 ton. Pasir monasit memiliki kandungan thorium-232 (232Th) yang berpotensi untuk dikonversi menjadi uranium-233 (233U). Pada jumlah tertentu, kedua bahan ini adalah material radioaktif dan material nuklir yang dapat disalahgunakan untuk tujuan jahat. Throium-232 dapat digunakan sebagai senjata radiologis, sedangkan Uranium-233 dapat dijadikan senjata nuklir. Penelitian ini bertujuan merancang sistem proteksi fisik yang tepat untuk melindungi pasir monasit dari tindak pencurian sehingga pembuatan senjata radiologis maupun senjata nuklir dapat dicegah. Jumlah pasir monasit yang harus diamankan mengacu pada jumlah material nuklir yang dapat dihasilkannya yaitu thorium-232 (232Th). PERKA BAPETEN nomor 1 tahun 2009 menyatakan bahwa 232Th harus diamankan dengan sistem keamanan golongan III pada jumlah lebih dari 500 kg. Konsep sistem proteksi fisik yang digunakan pada penelitian ini adalah model Garcia, yang dikembangkan oleh Sandia National Laboratory. Perancangan dilakukan bertahap dimulai dengan menentukan tujuan SPF, penentuan elemen dari 3 fungsi SPF, yaitu deteksi, tunda, dan respon, hingga evaluasi SPF. Sistem yang telah dirancang selanjutnya akan dievaluasi menggunakan Attack-Defense Tree untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencurian pasir monasit setelah diamankan dengan SPF. Jumlah pasir monasit yang harus diamankan dengan pengamanan kategori III adalah sebanyak lebih dari 21,74 ton, sehingga pasir monasit yang tersimpan pada PT. Timah haruslah diamankan. Dengan penambahan beberapa elemen deteksi dan prosedur keamanan kategori III, Sistem proteksi fisik yang telah dirancang memenuhi kriteria fitur dan kriteria performa dengan memenuhi ketentuan SPF golongan III dan memiliki probabilitas keberhasilan pencurian pada ADTree sebesar 0,073 (<0,25).
Tin ore mining and processing in Bangka Belitung by the company PT. Timah produces monazite sand as a tailing. The estimated amount of monazite that stored in PT. Timah until 2018 is 28,164 tons. Monazite sand contains thorium-232 (232Th) which has the potential to be converted into uranium (233U). At a certain amount, both of these materials are radioactive and nuclear materials that can be misused for malevolent purpose. Thorium-232 can be used as a radiological weapon, while uranium-233 can be used as a nuclear weapons. This research aims to design an appropriate physical protection system to protect monazite sand from theft so that the manufacture of radiological weapons and nuclear weapons can be prevented. The amount of monasite sand that must be secured refers to the amount of nuclear material it can produce, which is thorium-232 (232Th). PERKA BAPETEN nomor 1 tahun 2009 states that 232U must be secured with the category III security system in the amount of more than 500 kg. The concept of a physical protection system used in this study is the Garcia model, developed by Sandia National Laboratory. The designing process are made out in stages starting with determining the purpose of the SPF, determining elements of the 3 SPF functions, namely detection, respon, and response, to the PPS evaluation. The system that has been designed will then be evaluated using Attack-Defense Tree to determine the success rate of theft of monazite sand. The amount of monazite sand that must be secured with category III security is more than 21,74 tons, which means all the monazite that saved by PT. Timah should be protected with the category III security system. With the addition of several detection elements and security procedures, the physical protection system that has been designed meets the feature and performance criteria by meeting the SPF class III requirements and has a success probability of theft on the ADTree of 0.073 (<0.25).
Kata Kunci : monasit, thorium, sistem proteksi fisik, keamanan nuklir.