Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS

RENNI SIMORANGKIR, Dr.Chairun Wiedyaningsih,M.Kes.,M.App.Sc.,Apt. ; Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt.

2020 | Tesis | MAGISTER FARMASI KLINIK

Penyakit ginjal kronis (PGK) adalah salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat. Hemodialisis (HD) merupakan salah satu terapi pengganti fungsi ginjal pada pasien PGK yang dapat mengurangi morbiditas dan mortalitas. Pasien PGK yang menjalani HD juga berisiko tidak patuh terhadap pengobatan sehingga dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosiodemografi dan faktor klinis yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien PGK yang menjalani HD. Jenis penelitian ini adalah penelitian observational dengan rancangan cross sectional dengan melibatkan pasien yang menjalani hemodialisis yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di RS Akademik UGM dan RSUP Dr. Sardjito selama periode bulan Februari - April 2020. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung dan melihat rekam medis pasien. Kepatuhan minum obat pasien diukur menggunakan kuesioner medication adherence report scale (MARS-5) dan kualitas hidup pasien menggunakan kuesioner Kidney Disease Quality of Life-Short Form 36 (KDQOL-SF36). Hubungan antara faktor demografi dan faktor klinik terhadap tingkat kepatuhan dan kualitas hidup dianalisis menggunakan analisis bivariat dan analisis regresi linier sedangkan hubungan antara tingkat kepatuhan terhadap kualitas hidup menggunakan analisis koefisien korelasi Rank Spearman. Total responden yang dilibatkan adalah 130 pasien, dengan rata-rata skor kepatuhan 21,9 ����¯�¿�½���¯���¿���½������¯������¿������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������± 3,9 dan mayoritas memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi (65,4%). Rata-rata skor kualitas hidup adalah 71,4 ����¯�¿�½���¯���¿���½������¯������¿������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������± 10,1. Terdapat hubungan antara usia (p=0,001) dan status pekerjaan (p=0,036) dengan kepatuhan minum obat. Terdapat hubungan antara faktor usia terhadap kualitas hidup pada domain kesehatan fisik (p=0,001) dan skor KDQOL (p=0,015); tingkat penghasilan pada domain kesehatan fisik (p=0,037); jumlah obat kronis terhadap domain kesehatan fisik (p=0,018) dan skor KDQOL (p=0,026); komorbiditas DM terhadap domain kesehatan fisik (p=0,008). Tidak terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien PGK yang menjalani HD.

Chronic kidney disease (CKD) is one of the main public health issues commonly in society. Hemodialysis (HD) is one of renal replacement therapies in patients with CKD to improve morbidity and mortality. CKD patients undergoing HD are also at risk to non compliance with treatment thus it can affect patients quality of life. This study aimed to determine sociodemographic factors and clinical factors associated with medication adherence and quality of life among haemodialysis patients. This was an observational study with a cross-sectional design involving patients undergoing hemodialysis that had fulfilled the inclusion and exclusion criteria at UGM Academic Hospital and RSUP Dr. Sardjito from February-April 2020. Medication adherence data was obtained using the medication adherence report scale (MARS-5) questionnaire and patient quality of life data using the Kidney Disease Quality of Life-Short Form 36 questionnaire (KDQOL-SF36). Correlation between dependent variables (demographic factors and clinical factor) and independent variables (medication adherence and quality of life) was analyzed using linear regression analysis, then correlation between medication adherence and quality of life was analyzed using Spearman's rank correlation coefficient. The total number of respondents involved was 130 patients, with mean score of adherence was 21.9 ����¯�¿�½���¯���¿���½������¯������¿������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������± 3.9, the majority of respondents had high level of adherence (65.4%). The mean score of quality of life was 71.4 ����¯�¿�½���¯���¿���½������¯������¿������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������± 10.1. There was a correlation between age and medication adherence (p = 0,001) and working status (p=0,036), and the quality of life in physical health domain (p = 0,001) and score of KDQOL (p = 0.015); level of income in physical health domain (p = 0,037); number of chronic medicines in physical health domain (p = 0.018) and score of KDQOL (p = 0.026); comorbidity of DM in physical health domain (p=0,008). There was no correlation between adherence with quality of life in HD patients with CKD.

Kata Kunci : kualitas hidup, hemodialisis, penyakit ginjal kronis