Laporkan Masalah

TANTANGAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT PROF. SOEDOMO YOGYAKARTA

RINA YULIDA, Ariani Arista Putri Pertiwi, S.Kep., NS., MAN., DNP ; dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes ., Ph.D

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang : Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia rekam medis terus mengalami perkembangan, yang mulanya rekam medis manual berbasis kertas bertransformasi menjadi rekam medis berbasis sistem elektronik (RME). Implementasi rekam medis elektronik dipergunakan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan seperti perbaikan alur kerja, mengatasi kendala dokumentasi klinis berbasis rekam medis manual yang mengalami banyak masalah dalam tuntutan pertukaran informasi di antar penyedia layanan kesehatan. Pada saat yang sama terdapat tantangan dan hambatan dalam implementasi RME, pengembangan pendekatan dengan model sosioteknik diharapkan mampu mengeksplorasi dan mengatasi tantangan serta hambatan yang ada dalam proses implementasi RME. Tujuan : Tujuan umum dalam penelitian ini adalah mengeksplorasi tantangan-tantangan yang dapat menjadi hambatan dalam proses implementasi RME di RSGM Prof Soedomo Yogyakarta Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasi lapangan serta studi dokumentasi untuk pengumpulan datanya. Metode pengambilan subjek penelitian menggunakan purposive sampling dengan 20 informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data secara kualitatif menggunakan analisis konten terarah Hasil Penelitian : Penelitian ini mengeksplorasi terkait dengan tantangan implementasi RME di RSGM Prof Soedomo meliputi dimensi hardware and software, dimensi people, dimensi workflow and communication serta dimensi organization internal. Dimensi organisasi internal menjadi aspek kunci implementasi rekam medis elektronik (RME) karena memastikan struktur, kebijakan dan prosedur secara akurat mewakili dan menegaskan kewajiban menggunakan RME yang mempengaruhi setiap dimensi. Kesimpulan : adanya keterkaitan antar dimensi yang diteliti terkait dengan tantangan yang dihadapi sehingga perlu adanya strategi untuk menyelesaikan tantangan yang ada agar tidak menjadi suatu hambatan implementasi RME di RSGM Prof Soedomo

Background: Utilization of information technology in the world of medical records continues to experience growth, which initially transformed paper based manual medical records into electronic system-based medical records (EMR). The implementation of electronic medical records is used as a strategy to improve the quality of health services such as workflow improvement, overcoming the constraints of clinical documentation based on manual medical records that experience many problems in the demand for information exchange among health service providers. At the same time there are challenges and obstacles in the implementation of EMR, the development of an approach with a sociotechnical model is expected to be able to explore and overcome the challenges and obstacles that exist in the process of implementing EMR. Objective: The general objective in this research is to explore challenges that might become obstacles in the process of implementing EMR in RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta Research Method: This was qualitative research with a case study approach. This study used in-depth interviews and field observations as well as documentation studies for data collection. The method of taking research subjects using purposive sampling with 20 informants. Direct conten analysis technique was used to analyze the data. Research Results: This study explores issues related to the implementation of EMR in Prof. Soedomo Hospital including the dimensions of hardware and software, dimensions of people, dimensions of workflow and communication and dimensions of internal organization. . The internal organizational dimension is a key aspect of implementing electronic medical records EMR because it ensures the structure, policies and procedures accurately represent and confirm the obligation to use EMR that affects each dimension. Conclusion: the interrelationship among the dimensions studied related to the challenges faced so that there is a need for strategies to resolve existing challenges so as not to become an obstacle to the implementation of EMR in Prof. Soedomo Hospital

Kata Kunci : Kata kunci : tantangan, implementasi RME, pendekatan sosioteknik

  1. S2-2020-433542-abstract.pdf  
  2. S2-2020-433542-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-433542-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-433542-title.pdf