Karakteristik Endapan, Mineralogi dan Geokimia Produk Erupsi Gunung Api Anak Krakatau Pasca 1996
DINI NUARI ARDIAN, Dr. Ir. Agung Harijoko, S.T., M.Eng., IPM ; Dr. Haryo Edi Wibowo, S.T., M.Sc.
2020 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGIGunung Api Anak Krakatau merupakan satu-satunya gunung api aktif pada Komplek Gunung Api Krakatau. Lokasinya terletak di Selat Sunda sebagai bagian dari busur gunung api Kuarter hasil penunjaman lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia. Aktivitas Gunung Api Anak Krakatau sejak kemunculannya pada tahun 1927 hingga saat ini terbilang sangat aktif dengan kombinasi erupsi eksplosif dan erupsi efusif. Aliran lava yang hadir cenderung terkonsentrasi pada bagian selatan, barat daya dan barat, kecuali pada lava tahun 1996 yakni ke utara dan tahun 1993 yakni ke timur laut. Pada tahun 2018 terjadi erupsi yang disertai dengan flank collapse pada sisi barat daya dari tubuhnya, disebabkan oleh adanya akumulasi pelemahan tubuh gunung api akibat aktivitas vulkanik dan aktivitas tektonik. Aktivitas vulkanik yang terjadi akan tercermin dari endapan yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik endapan yang dihasilkan, khususnya pada lereng utara untuk endapan pasca 1996. Analisis yang dilakukan meliputi penyusunan kolom stratigrafi, analisis granulometri, petrografi dan geokimia.
Anak Krakatau Volcano is the only active volcano in the Krakatau Volcanic Complex. It is located in the Sunda Strait as part of the Quaternary volcanic arc as a result of the Indo-Australian plate subduction under the Eurasian plate. The volcanic activity of the Anak Krakatau since 1927 is considered to be very active with a combination of explosive and effusive eruptions. Lava flow tends to be concentrated in the southwestern part, except for 1996 lava flow to the north and 1993 lava flow to the northeast. In 2018 there was an eruption accompanied by flank collapse on the southwestern side, caused by accumulation of the instability volcanic body due to volcanic and tectonic activity. The volcanic activity will be reflected from the resulting deposits. This study was conducted to determine the characteristics of the deposits, especially on the northern part for post-1996. The analysis carried out included the stratigraphic columns, granulometric, petrography and geochemistry analysis.
Kata Kunci : Gunung Api Anak Krakatau, flank collapse, pasca 1996, lereng utara