Laporkan Masalah

DAYA SAING PEPAYA-CALIFORNIA KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN

YULIA NOVITASARI, Dr. Ir. Lestari Rahayu W., M.P. ; Anung Pranyoto, S.P., M.P.

2020 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Tujuan dari penelitian adalah untuk (1) mengetahui keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif usaha tani pepaya California; (2) mengetahui transfer effect sebagai dampak kebijakan pemerintah terhadap usaha tani pepaya California; (3) mengetahui perubahan pada keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif berdasarkan asumsi kenaikan harga input tradable, penurunan harga output, dan penurunan jumlah output. Metode dasar menggunakan metode analisis deskriptif dengan metode pengambilan sampel secara sensus yaitu petani yang melakukan usaha tani pepaya California secara monokultur, sehingga diperoleh sebanyak 45 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) usaha tani pepaya California Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen mempunyai nilai PCR sebesar 0,73 dan DRCR sebesar 0,49, sehingga memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif; (2) kebijakan yang diterapkan terhadap input dan output usaha tani pepaya California tidak bersifat protektif, sehingga harga input lebih tinggi dan harga output lebih rendah dari yang seharusnya; (3) usaha tani pepaya California kehilangan keunggulan kompetitif pada penurunan harga output 25% dan penurunan jumlah output sebesar 25%, sedangkan kehilangan keunggulan komparatif dapat terjadi pada penurunan harga output 49% dan penurunan jumlah output sebesar 49%.

The objectives of the study are to (1) determine the competitive and comparative advantages of California papaya farming; (2) know the transfer effect as an impact of government policy on California papaya farming; (3) identify changes in competitive and comparative advantage based on the assumption of increase in tradable input prices, decrease in output prices, and decrease productivity of output. Descriptive analysis method used as the basic method. The sampling method used is census data collection of farmers who does California papaya farming in monoculture and it gets 45 respondents. The results showed that (1) California papaya farming in Puring Kebumen had a PCR value of 0,73 and DRCR of 0,49, meaning it had competitive and comparative advantages; (2) policies implemented towards California papaya farming inputs and outputs are not protective, which makes input prices are higher and output prices are lower than they should be; (3) California papaya farming lost competitive advantage on 25% reduction in output prices and 25% reduction in output productivity, while comparative advantage is lost on 49% decline in output prices and 49% decrease output productivity.

Kata Kunci : pepaya California, keunggulan kompetitif, keunggulan komparatif, sensitivitas

  1. S1-2020-394345-abstract.pdf  
  2. S1-2020-394345-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-394345-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-394345-title.pdf