Analisis Sektor Unggulan Provinsi Papua Tahun 2010-2019
MERIN DWI RAHAYU, Yuni Andari, S.E, M.Si.
2020 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDRB dan sektor unggulan di Provinsi Papua sejak tahun 2010 hingga 2019. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), dan Tipologi Klassen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data PDRB Provinsi Papua tahun 2010-2019 dan PDB Indonesia tahun 2010-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDRB di Provinsi Papua adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian, dengan persentase sebesar 28,97 persen pada tahun 2019; Sektor Konstruksi, dengan persentase sebesar 13,88 persen pada tahun 2019; dan Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dengan persentase sebesar 12,34 persen pada tahun 2019. Hasil penelitian dengan alat analisis LQ menunjukkan bahwa sektor basis di Provinsi Papua adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian; dan Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. Berdasarkan SS diketahui bahwa terdapat 9 sektor yang merupakan sektor unggulan dan berdaya saing tinggi di Provinsi Papua, yaitu Sektor Pengadaan Listrik dan Gas; Konstruksi; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Transportasi dan Pergudangan; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Real Estate; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Jasa Pendidikan; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Berdasarkan hasil analisis TK, diketahui bahwa sektor yang termasuk dalam kuadran I atau sektor yang maju dan tumbuh dengan pesat adalah Sektor Konstruksi; Sektor Transportasi dan Pergudangan; Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; dan Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial.
This study aims to determine the sector with the largest contribution to GRDP and leading sectors in Papua Province from 2010 to 2019. The analysis tools used are Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), and Klassen Typology. The research method used is descriptive quantitative using secondary data. Secondary data used in this study were Papua Province's GRDP data for 2010-2019 and Indonesia's GDP for 2010-2019. The results showed that the sectors with the largest contribution to GRDP in Papua Province were the Mining and Quarrying Sector, with a percentage of 28.97 percent in 2019; The Construction Sector, with a percentage of 13.88 percent in 2019; and the Agriculture, Forestry and Fisheries Sector, with a percentage of 12.34 percent in 2019. The results of the research with LQ analysis tools show that the basic sectors in Papua Province are the Mining and Quarrying Sector; and the Government Administration, Defense and Mandatory Social Security Sector. Based on the SS it is known that there are 9 sectors which are superior and highly competitive sectors in Papua Province, namely the Electricity and Gas Procurement Sector; Construction; Wholesale and retail trade, car and motorcycle repair; Transportation and Warehousing; Provision of Accommodation and Food and Drink; Real estate; Government Administration, Defense and Mandatory Social Security; Educational Services; Health Services and Social Activities. Based on the results of TK analysis, it is known that the sectors included in quadrant I or sectors that are developing and growing rapidly are the Construction Sector; Transportation and Warehousing Sector; Government Administration, Defense and Mandatory Social Security Sector; and the Health Services and Social Activities Sector.
Kata Kunci : Kontribusi, Sektoral, Papua/ Contributions, Sectoral, Papua