Manajemen Perawatan Sapi Perah pada Persiapan Masa Kering di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul-Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) Baturraden, Purwakarta, Jawa Tengah
ALFIDAH ANGGUN R, drh. Naela Wanda Yusria D., M.Sc.
2020 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANINTISARI Susu merupakan protein hewani yang mengandung nutrisi bagi kesehatan dan pertumbuhan. Namun, kebutuhan susu di Indonesia tidak sebanding dengan produksi susu yang dihasilkan. Peternak perlu meningkatkan usaha agar produksi susu yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu faktor untuk meningkatkan produksi susu yaitu periode masa kering yang berjalan baik dan benar. Data yang digunakan pada Tugas Akhir ini adalah manajemen perawatan sapi perah pada persiapan masa kering di BBPTU-HPT Baturraden, Purwokerto, Jawa Tengah bersamaan dengan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan pada periode 17 Februari sampai dengan 22 Februari 2020. Metode yang digunakan untuk mengambil data dilakukan dengan pengamatan langsung di kandang dan wawancara dengan kepala kandang dan dokter hewan.. Manajemen perawatan yang dilakukan meliputi manajemen pengeringan, manajemen kesehatan, manajemen pakan, dan manajemen kandang. Manajemen perawatan sapi perah pada persiapan masa kering secara keseluruhan sudah dilakukan dengan cukup baik sesuai dengan Permentan No.100 tahun 2014 tentang Pedoman Pembibitan Sapi Perah yang Baik.
ABSTRACT Milk is an animal protein that contains nutrients for health and growth. However, milk demand in Indonesia is not comparable with the production of milk produced. Farmers need to increase business so that the milk production produced can meet the needs of the community. One factor to increase milk production is the dry period that runs well and correctly. The data used in this Final Project is the management of dairy cattle care in the preparation of the dry period at BBPTU-HPT Baturraden, Purwokerto, Central Java together with the implementation of Field Work Practices from the period 17 February to 22 February 2020. The method used to retrieve data is done by direct observations at the cage and interviews with the head of the cage and veterinarian. . Treatment management includes drying management, health management, feed management, and pen management. Management of dairy cattle care in preparation for the overall dry period has been done quite well in accordance with Permentan No.100 of 2014 concerning Good Guidelines for Dairy Cattle Breeding.
Kata Kunci : sapi perah, proses pengeringan, produksi, susu, BBPTU HPT