Pengukuran Produktivitas Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) pada Proses Produksi Gula di PT Perkebunan Nusantara X PG Meritjan, Kediri, Jawa Timur
SINTYA UTAMI, Diklusari Isnarosi Norsita, S.T.P., M.Si.
2020 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRIPT Perkebunan Nusantara X Pabrik Gula (PG) Meritjan merupakan salah satu industri penghasil gula milik BUMN yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur. Proses produksi gula di Pabrik Gula Meritjan terdiri dari beberapa tahap antara lain penerimaan tebu, penggilingan, pemurnian, penguapan, pemasakan, pemutaran, dan pengemasan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur produktivitas perusahaan dari tahun ke tahun, sehingga perkembangan produktivitas perusahaan dapat diketahui. Pengukuran produktivitas dilakukan selama 5 tahun yaitu tahun 2015 hingga tahun 2019. Penelitian ini dilakukan menggunakan 4 rasio yaitu perbandingan jumlah gula yang dihasilkan dengan jumlah bahan baku yang digunakan, perbandingan jumlah gula yang dihasilkan dengan jumlah tenaga kerja, perbandingan jumlah gula yang dihasilkan dengan jumlah jam mesin terpakai, dan perbandingan jumlah jam berhenti mesin dengan jumlah jam kerja mesin normal. Hasil pengukuran ini menunjukkan bahwa produktivitas perusahaan cenderung mengalami penurunan, di mana nilai indikator performansi tertinggi terdapat di tahun 2015 sebesar 1000 dan nilai indikator performansi terendah terdapat di tahun 2019 sebesar 125,01. Perubahan produktivitas perusahaan disebabkan oleh tingginya jam berhenti mesin yang didominasi oleh faktor mesin dan material karena terjadi kerusakan mesin dan kekurangan bahan baku.
PT Perkebunan Nusantara X Meritjan Sugar Factory is a state-owned sugar-producing industry located in Kediri, East Java. The sugar production process at Meritjan Sugar Factory consists of several stages including the receipt of sugar cane, milling, purification, evaporation, cooking, centrifugal separation, and packaging. This research was conducted using the Objective Matrix (OMAX) method. The purpose of this research is to measure the company's productivity from year to year, so that the development of company productivity can be known. Productivity measurement is carried out for 5 years, namely 2015 to 2019. This research was conducted using 4 ratios namely the ratio of the amount of sugar produced with the amount of raw material used, the ratio of the amount of sugar produced to the amount of labor, the ratio of the amount of sugar produced to the number of hours the engine is used, and the ratio of the number of engine stop hours to the number of normal machine working hours. The results of this measurement show that company productivity tends to decline, where the highest value of performance indicators in 2015 was 1000 and the lowest perfromance indicator values in 2019 was 125,01. Changes in company productivity are caused by high engine stopping hours which are dominated by machine and raw material factors due to engine damage and raw material shortages.
Kata Kunci : faktor, Objective Matrix (OMAX), produktivitas