PERFORMA AYAM BROILER YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN PREBIOTIK MULTIVIT BENLEMU SELAMA 25 HARI
ADELVIRA F S, drh. M. Th. Khrisdiana Putri, M.P, Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANPenggunaan antibiotik sebagai aditif pakan untuk meningkatkan kualitas ternak terutama pada industri perunggasan diketahui dapat meningkatkan resistensi mikroba dan residu antibiotik. Sehingga antibiotik dilarang digunakan sebagai imbuhan pakan yang tertuang dalam pasal 16 Permentan No. 14/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Probiotik diketahui dapat menjadi alternatif pengganti aditif pakan untuk ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa dari MultiVit Benlemu selama 25 hari terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan feed conversion ratio (FCR) dibandingkan dengan penggunaan probiotik EM-4 dan AGP Stamix-20. Penelitian menggunakan 65 ekor ayam broiler dan pemeliharaan selama 38 hari. Kelompok K tanpa perlakuan berisi 17 ekor ayam broiler. Kelompok PM15 diberikan prebiotik MultiVit Benlemu berisi 16 ekor ayam broiler, pemberian dengan mencampur 20 ml MultiVit Benlemu dalam 3 L air minum. Kelompok PEM4 diberikan probiotik EM-4 pada hari ke-0 berisi 16 ekor ayam broiler, pemberian dengan mencampur 1 L EM-4 dalam 1 L air, dan kelompok V diberikan AGP Stamix-20 pada hari ke-0 berisi 16 ekor ayam broiler, pemberian dengan mencampur 20 gr Stamix-20 dalam 500 kg pakan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan SPSS melalui uji Anova One Way. Nilai signifikasi penambahan MultiVit Benlemu terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan feed conversion ratio dibandingkan dengan EM-4, dan Stamix-20 adalah (P>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan siginifikan. Pemberian MultiVit Benlemu memiliki performa yang setara dengan AGP Stamix-20 dan probiotik EM-4 dalam meningkatkan konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan menurunkan nilai feed conversion ratio.
The use of antibiotics as feed additives for livestock especially for the poultry industry should be able to increase microbial resistance and antibiotic residues. Antibiotic free issued is used as a feed additive contained in article 16 of Permentan No.14/2017 concerning animal medicine classifications. Instead, probiotics can be an alternative feed replacement for livestock. This study aims to determine the performance of MultiVit Benlemu for 25 days on feed consumption, body wight gain, and Feed Conversion Ratio (FCR) compared to the use of probiotic EM-4 and AGP Stamix-20. The study used 65 broilers and maintenance for 38 days. Group K without treatment containts 17 broilers. PM15 group was given prebiotic MultiVit Benlemu containts 16 broilers, given by mixing 20 ml of MultiVit Benlemu in 1 L of drinking water. PEM4 group was given probiotic EM-4 on day 0 containts 16 broilers, given by mixing 1 L EM-4 in 1 L water and group V was given AGP Stamix-20 on day 0 contains 16 broilers, given by mixing 20 gr of Stamix-20 in 500 kg of feed. The data obtained were then analyzed statistically using the SPSS software application through the one way ANOVA test. The significance value of the addition of MultiVit Benlemu for feed consumption, weight gain, and feed comversion ratio compared to EM-4 and Stamix-20 is (P>0.05) which means there is no significant amount. The administration of MultiVit Benlemu has a equivalent performance to AGP Stamix-20 and probiotic EM-4 in increasing feed consumption, weight gain, and decreasing the value of the feed conversion ratio.
Kata Kunci : Pakan tambahan, ayam broiler, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, feed conversion ratio