Peran Dukungan Sosial dan Regulasi Emosi Terhadap Kualitas Hidup Lansia
YOSEPHINE C G W, Esti Hayu Purnamaningsih, Dr., M.S., Psikolog
2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIKualitas hidup lansia patut diperhatikan sebagai salah satu parameter kebahagiaan di masa tua. Untuk itu diperlukan penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang berperan pada kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat peran dukungan sosial dan regulasi emosi terhadap kualitas hidup lansia. Partisipan dalam penelitian ini adalah 127 lansia dengan usia minimal 60 tahun, berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan dan berdomisili di daerah Yogyakarta, Semarang dan Surakarta. Regresi linear berganda menunjukkan bahwa dukungan sosial dan regulasi emosi berperan secara bersamaan terhadap kualitas hidup sebesar 27,5%. Masing-masing dukungan sosial dan regulasi emosi juga berperan secara signifikan terhadap kualitas hidup dimana dukungan sosial berperan sebesar 18,32% dan regulasi emosi berperan sebesar 9,16% terhadap kualitas hidup.
Elderly’s quality of life must be treated as one of the parameter to happiness in old age. Therefore there is a need for a study about factors that roled towards elderly’s quality of life. The purpose of this study is to determine the role of social support and emotion regulation towards the elderly’s quality of life. The participants of this study is 127 elders aged 60 years or older, man and woman and lived in Yogyakarta, Semarang and Surakarta. The multiple regression resulted that social support and emotion regulation has simultaneously roled towards quality of life. Each of the social support and emotion regulation also roled significantly towards quality of life whereas social support’s role is 18,32% and emotion regulation’s role is 9,16% towards quality of life.
Kata Kunci : kualitas hidup, dukungan sosial, regulasi emosi, lansia / quality of life, social support, emotion regulation, elderly