Laporkan Masalah

Efikasi insektisida berbagai ekstrak etanol daun tumbuhan terhadap larva Aedes aegypti dan Anopheles aconitus di laboratorium

KRISDIYANTA, Dr. Damar Tri Boewono, MS

2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

Sanitasi lingkungan adalah bagian dari General Public Health yang meliputi prinsip-prinsip usaha untuk meniadakan faktor-faktor lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit. Kegiatan sanitasi lingkungan meliputi sanitasi air, sanitasi makanan, pembuangan sampah, sanitasi udara, dan pengendalian vektor dan binatang pengerat. Bahan insektisida yang baik untuk dikembangkan sebagai pengendalian vektor berasal dari tumbuh-tumbuhan, karena relatif aman, mudah terdegradasi, tidak mudah mencemari lingkungan karena jenis insektisida ini sifatnya kurang persisten dilingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan konsentrasi letal (LC95) insektisida tumbuhan, menetapkan hubungan antara konsentrasi dan waktu pendedahan serta membandingkan efek residu ekstrak etanol daun Babadotan (Ageratum conyzoides), Kecubung (Datura metel), Mindi (Melia azedurach), Tembakau (Nicotianu tubacum), Pucung (Pangrum edule), dan Jenu (Derrrs elliptica) terhadap kematian larva Ae. aegyptz dan An.aconitus. Penelitian ini mengunakan metode ekperimen dengan rancangan penelitian Post Test Only With Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah larva Ae. aegypti dan An. aconitus yang dikolonisasikan di laboratorium BPVRP Salatiga. Sampel penelitian yaitu larva Instar III. Sampel tiap perlakuan sebanyak 25 larva dengan sembilan tingkat konsentrasi dan tiga kali ulangan. Bahan uji penelitian adalah ekstrak etanol keenam daun tumbuhan. Pembuatan ekstrak etanol daun tumbuhan dengan cara maserasi yang dilakukan di PPOT UGM Ysgyakarta. Besarnya nilai konsentrasi letal (LC95) insektisida dihitung dengan Analisis Probit Finney (1971). Kematian larva Ae. aegypti dan An. aconitus untuk ekstrak etanol daun A. conyzoides, D. metel, M. azedarach, N. tabacum, P. edule, dan D. elliptica berturut-turut pada konsentrasi 2,81 %v/v dan 2,82 %v/v; 2,59 %v/v dan 2,65 %v/v; 2,89 %v/v dan 2,93 %v/v; 1,73 %v/v dan 1,86 %v/v; 2,94 %v/v dan 3,00 %v/v; l,Ol%v/v dan 1,18%v/v. Dari hasil analisis dapat dikatakan bahwa, ada daya insektisida ekstrak etanol daun tumbuhan terhadap kematian larva Ae. aegypti dan An. aconitus. Hasil Uji Korelasi menunjukkan p < 0,05, maka ada hubungan antara konsentrasi ekstrak etanol daun tumbuhan dan waktu pendedahan dengan kematian larva Ae.aegypti dan An. aconitus. Uji Regresi menunjukkan adanya pengaruh positif pada konsentrasi dan waktu pendedahan terhadap kematian larva. Hasil Analisis Varian menunjukkan p=0,000, maka ada perbedaan efek residu insektisida ekstrak etanol daun tumbuhan terhadap kematian (70 %) larva Ae. uegypti dan An. aconitus. Efek residu paling lama yaitu ekstrak etanol daun N. tabacum dengan umur residu 139 jam dan 135 jam.

Environment sanitation is part of general public health including work principles for destroyed environmental factors that cause disease. Environment sanitation include water, food, air sanitation, vector and rodent animal control. Plants as a sources of good insecticide’s materials be developed as vector control, because safe, degradable and environment friendly. The aim of this experiment was to study the lethal capacity of insecticide plants, establish relation between concentration and exposure time also comparative residue’s effect of extract ethanol from A. conyzoides, D. metel, M. azedarach, N. tabacum, P. edule, and D. elliptica toward mortality Ae. aegypti and An. aconitus larvaes. This research was an experiment study with Post Test Only Control Group Design approach. Population in this research were larvaes of Ae. aegypti and An. aconitus were colonyzed in Vector and Reservoir Control Research Unit (VRCRU) laboratory at Salatiga. Samples of ths research were 3rd instar larvaes. Number of each samples activity were 25 with nine concentration and three time frequency. Material of this research were extract ethanol from six leaves plants. The making of extract ethanol from leaves of plants with maserasi is done in PPOT UGM Yogyakarta. Lethal Concentration (LC95) of the larvaes analysed by Probit Analysis (Finney D.J., 1971). Mortality Ae. aegypti and An. aconitus larvaes for extract ethanol of A.conyzoides, D.metel, M.azedarach, N.tabacum, P.edule.de Reinw and D. elliptica in concetration seeded 2,81 %vlv and 2,82 %v/v; 2,59 %v/v and 2,65 %v/v; 2,89 %v/v and 2,93 %v/v; 1,73 %v/v and 1,86 %v/v; 2,94 %v/v and 3,00 %v/v. 1,01%v/v and 1,18%v/v. The result of analysis show there is capability of insectisides extract ethanol toward Ae.aqyptiand An. aconitus larvaes. Result of Corellation Test show p < 0,05, so there is corellation between concentration of extract ethanol leaves plants and exposure time with mortality Ae.aegypti and An. aconitus larvaes. In Regretion test show there is positive influence in concentration and exposure time toward mortality larvaes. Result of Anova Test show p = 0,00, so there is different effect of residue incecticide extract ethanol leaves plants toward mortality Ae. aegypti and An. aconitus larvaes (70 %). The longest residual effect was extract ethanol leaves N tabacum with 139 and 135 hour.

Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan,Insektisida Ekstrak Etanol Daun,Nyamuk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.