PENGEMBANGAN BACK-END MODUL KAJIAN SISTEM INFORMASI KEMITRAAN DAN KERJASAMA DI LITBANG BAPPEDA KOTA YOGYAKARTA SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN BERBASIS KELURAHAN
Raka Danuaji, Dr. Eng. Silmi Fauziati, S.T., M.T;Adhistya Erna Permanasari, S.T., M.T., Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INFORMASIBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta merupakan salah satu lembaga Pemerintahan Daerah yang mempunyai tugas menunjang penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang perencanaan pembangunan Daerah. Salah satu fungsi Bappeda adalah melakukan pencatatan dan pelaporan mengenai penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh mitra yang bekerjasama dengan Bappeda Kota Yogyakarta seperti LPPM, warga, dan juga peneliti dari perguruan tinggi. Data penelitian dan pengembangan tersebut belum mampu dikelola dengan baik oleh Bappeda Kota Yogyakarta sehingga mengalami kesulitan dalam peninjauan terhadap kinerja dan rekam jejak kemitraan yang sudah pernah dilaksanakan dalam kelurahan-kelurahan di Kota Yogyakarta. Bappeda juga mempunyai peran dalam menentukan lokasi yang menjadi objek digunakan untuk penelitian atau kegiatan mitra yang berdasarkan potensi dan permasalahan di Kota Yogyakarta. Bappeda juga belum mempunyai sistem pelaporan yang sesuai standar dan penyimpanan yang mudah diakses sehingga menyulitkan pelaporan pasca pelaksanaan penelitian. Pengembangan ini menggunakan metode pengembangan Rapid Application Development (RAD). Wawancara terhadap stakeholder dilakukan berulang kali dengan melakukan demonstrasi kepada pengguna untuk mendapatkan feedback sistem yang dikembangkan. Hasil pengembangan ini adalah sistem informasi kajian untuk memberikan data kajian dan lokasi dilaksanakannya kajian dalam bentuk peta. Modul kajian juga memberikan manfaat kepada Bappeda untuk menampilkan penelitian yang sudah pernah dilakukan dan data-data pendukung lain yang dapat digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan kebijakan di wilayah Kota Yogyakarta. Pengujian Blackbox menghasilkan persentase skor 100%.
The Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Yogyakarta City is one of the Regional Government agencies that has the task of supporting regional government institutions based on the principle of autonomy and the task of assistance in the area of regional development planning. One of the functions of Bappeda is to record and report research and development conducted by partners who support the Yogyakarta City Bappeda such as LPPM, residents, and also researchers from universities. Research and development data that are not supported by the Yogyakarta City Bappeda increases the difficulty in reviewing the performance and track record of partnerships that have been carried out in kelurahans in the City of Yogyakarta. Bappeda also has a role in determining the location of the object used for research or partner activities based on the potential and problems in the city of Yogyakarta. Bappeda also does not yet have a reporting system that is in accordance with standards and easily accessible storage, making it difficult to report after conducting research. This development uses the Rapid Application Development (RAD) development method. Interviews with stakeholders were carried out many times by conducting demonstrations against users to get feedback on the developed system. The result of this development is a executive summary information system to provide executive summary data and location in the form of maps. The executive summary module also provides Benefits for Bappeda to display executive summary data and other supporting data that can be used as a reference for making decisions in the Yogyakarta City area. Blackbox testing produces a percentage score of 100%.
Kata Kunci : web spasial, rapid application development, ringkasan kajian, system usability testing, blackbox