ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN PLAYEN KABUPATEN GUNUNGKIDUL MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP)
HERA RATNAWATI, Ir. Prijono Nugroho Djojomartono., MSP., Ph.D., IPM.
2020 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESIPeran Kecamatan Playen sebagai kecamatan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Kabupaten Gunungkidul, berpengaruh terhadap peningkatan kepadatan penduduk yang ada pada daerah tersebut setiap tahunnya. Kepadatan penduduk yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan kebutuhan akan ruang juga semakin meningkat, yang berdampak pada terjadinya alih fungsi lahan menjadi lahan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kesesuaian lahan permukiman di Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul menggunakan metode Analytic Hierarchy Process. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan untuk bangunan tempat tinggal di Kecamatan Playen, menganalisis kesesuaian lahan untuk tempat tinggal di Kecamatan Playen menggunakan metode Analytic Hierarchy Process dan untuk menyusun arahan lokasi yang sesuai untuk lahan permukiman di Kecamatan Playen. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa data parameter AHP, Peta RDTR Kecamatan Playen dengan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 dan update data yang dilakukan pada tahun 2018, sertadan data administrasi Kecamatan Playen berupa batas desa dan batas kecamatan Playen. Data parameter AHP terdiri dari kerawanan bencana, kemiringan lereng, penggunaan lahan, hidrogeologi, jarak terhadap jalan, jenis tanah dan curah hujan. Kesesuaian lahan permukiman diperoleh dengan metode Analytic Hierarchy Process. melakukan pProses yang dilakukan yaitu penghitungan AHP dengan menggunakan software Expert Choice 11, pembobotan terhadap masing-masing data parameter, untuk selanjutnya dilakukan proses ditampalkan overlay terhadap data administrasi Kecamatan Playen. Hasil akhir dalam penelitian ini yaitu tingkat kesesuaian lahan permukiman di Kecamatan Playen. Terdapat lima kelas kesesuian yang diperoleh, yaitu S1 (sesuai), S2 (agak sesuai), S3 (kurang sesuai), N1 (tidak sesuai untuk saat ini), dan N2 (tidak sesuai permanen), dengan masing-masing luasan 1.7715.042 ha dan proporsi 16,974 %; 3.865514 ha dan proporsi 37,042 %,; 2.647126 ha dan proporsi 25,367 %,; 1.8932.077 ha dan proporsi 18,144 %; dan 258675 ha dan proporsi 2,472 % .
The role of Playen Subdistrict which is an area of high economic growth in Gunungkidul Regency, influences the increasing population density in the area each year. Increasing population density each year need space for living, which has an impact on the occurrence of land conversion into settlement land. This study aims to analyze the suitability of settlement land in the Playen Subdistrict Gunungkidul Regency using the Analytic Hierarchy Process method. The data used in this study are AHP parameter data, Playen Subdistrict RDTR Map with Regional Regulation Number 6 of 2011 and data updates conducted in 2018, and administration data in the form of village boundaries and Playen Subdistrict boundaries. AHP parameter data consists of disaster vulnerability, slope, land use, hydrogeology, distance to road, soil type and rainfall. Suitability of settlement land is obtained by the Analytic Hierarchy Process method. The process carried out is the calculation of AHP using Expert Choice 11 software, weighting of each parameter data, and then clamped to the Playen Subdistrict administrative data. The final result in this study is the suitability level of settlement land in Playen Subdistrict. There are five suitability classes obtained, S1 (suitable), S2 (moderately suitable), S3 (marginally suitable), N1 (currently not suitable), and N2 (permanently not suitable), with each area of 1,771 ha and the proportion of 16.974%; 3,865 ha and the proportion of 37,042%; 2,647 ha and the proportion of 25,367%; 1,893 ha and the proportion of 18.144%; and 258 ha and the proportion of 2,472 %.
Kata Kunci : kesesuaian lahan permukiman, Analytic Hierarchy Process, RDTR