Laporkan Masalah

Perilaku pemilihan kontrasepsi pasca aborsi

NUR, Seiridah, Prof.dr. M. Hakimi, SpOG.,PhD

2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Aborsi pada ibu pasangan usia subur merupakan konsekuensi dari penerimaan keluarga berencana. Namun demikian pengguguran kandungan bukanlah satu cara yang dapat diterima baik secara moral maupun kesehatan. Periiaku pemilihan kontrasepsi pasca aborsi perlu untuk diteliti dan diperhatikan karena berhubungan dengan kualitas ibu pasangan usia subur setelah melakukan aborsi. Pemilihan kontrasepsi pasca aborsi penting bagi ibu untuk mencegah berulangnya kehamilan yang tidak diinginkan. Pemilihan kontrasepsi pasca aborsi secara tidak langsung akan mempengaruhi kesehatan reproduksi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alasan ibu menghentikan kehamilan, penggunaan kontrasepsi sebelum aborsi, pengetahuan, sikap dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku pemilihan kontrasepsi, serta jenisjenis kontrasepsi yang dipilih pasca aborsi guna mencegah berulangnya kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitaif. Subjek penelitian ini 14 orang ibu dengan kriteria pernah melakukan aborsi bukan karena kegagalan kontrasepsi atau alasan medis. Pengumpulan data dilakukan dengan Diskusi Kelompk Terarah dan untuk triangulasi dilakukan wawancara mendalam pada keseluruhan subjek. Lokasi penelitian adalah Kelurahan Krembangan Utara Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya. Analisis data secara deskriptif yang merupakan interpretasi hasil penemuan di lapangan dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) ibu melahikan aborsi dengan alasan utama tidak menginginkan anak lagi dengan dasan pendamping yaitu alasan ekonomi, terlalu tua untuk melahirkan, jarak anak terlalu debt, gangguan kesehatan pad+ saat kehamilan dan melahirkan serta alasan masih sekolah, 2) Seluruh ibu tidak menggunakan kontrasepsi sebelum tejadinya kehamilan yang tidak diinginkan 3) Ibu belum mengetahui secara keseluruhan jenis-jenis alat kontrasepsi, cara kerja, keuntungan dan kerugian alat kontrasepsi yang disebabkan kurangnya informasi yang didapatkan mengenai alat kontrasepsi. 4) Sikap ibu terhadap kontrasepsi ditandai dengan persetujuan ibu bahwa penggunaan kontrasepsi dapat mencegah kehamilan dan meningkatkan kesehatan ibu, 5 j Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemilihan kontrasepsi pasca aborsi adalah: a. Faktor dasar yang meliputi pengetahuan, sikap, norma, dan faktor sosiodemografik berupa umur, jumlah anak, jarak kelahiran, penghasilan pekejaan dan pengalaman penggunaan kontrasepsi, b. Faktor pendukung adalah fasilitas pelayanan aborsi dan kontrasepsi, ketersediaan kontrasepsi, penyebaran informasi, konseling, dan penyuluhan kesehatan, dan c. Faktor pendorong adalah peran suami, peran kader, dukungan keluarga peran tenaga kesehatan, lingkungan sosial dan peran kelompok sebaya.

Abortion of a mother of eligible couples is a consequence of accepting family planning program. However, abortion is a way that is not appropriate with moral and health. This research was aimed to describe the reason of why a mother wants to discontinue her pregnancy, the use of contraception before abortion, knowiedge, attitude and other factors that could influence behaviour of selecting contraception as well as types of contraception that is selected in post abortion in order to prevent repeated unwanted pregnancy. This research was using qualitative method. The subjects of this research were 14 mothers who ever had abortion not because of wntraa@on failure or medical reason. Data collection was done by Focus Group Discussion and triangulation was done by indepth intemiew toward all subjects. This research was located in village of North Krembangan, Pabeun Cantian sub district, Surabaya. Data that was descriptively analysed was an interpretation of innovation result in the field and presented in the form of narration. The result of this research showed that : 1) Mother who had abortion with main reason of not wanting more child, and complimentary reasons of economy reason, too old to give birth, the close age difference of children, complication during pregnancy and delivery and education reason, 2) All of the mothers did not use contraception before experiencing unwanted pregnancy, 3) The mothers were not wholly comprehend the types of contraception, way of working, advantage and disadvantage of contraception which is caused by the lack information regarding contraception, 4) Attitude of mothers toward contraception which was noticed with agreement of mother that use of contracewon codd prevent pregnancy and improving mother’s health, 5) Contraception selection was influenced by some factors: knowledge, attitude, norm, and sociademographyc factor.

Kata Kunci : aborsi, kontrasepsi, metode kualitatif, abortion, contraception, qualitative method


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.