Laporkan Masalah

Ragam dan Kategori Program Smart City yang Terkait dengan Pembangunan Berkelanjutan Dimensi Lingkungan (Kasus 20 Kota di Dunia)

ELISA MARTINA S, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.,

2020 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Meningkatnya fenomena urbanisasi yang terus terjadi merupakan salah satu fenomena yang harus dihadapi oleh kota-kota di dunia. Disisi lain kondisi lingkungan perkotaan memiliki keterbatasan kemampuan untuk mendukung dan menampung makhluk hidup dan kegiatan yang dilakukan di kota. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan perkotaan untuk mencegah terjadinya masalah lingkungan perkotaaan demi mempertahankan kondisi lingkungan perkotaaan agar tetap terjaga dalam memenui kebutuhan makhluk hidup secara berkelanjutan. Konsep pengelolaan perkotaan smart city dianggap mampu membantu para pemangku kebijakan perkotaan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut karena bagian dalam agenda smart and sustainable city. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dengan pendekatan analisis kualitatif logika induktif dan teknik content analysis. Fokus penelitian adalah program-program smart city yang terkait dengan sustainable development dimensi lingkungan pada 20 kota medium dalam dokumen IESE Cities in Motion Index 2019. Setelah program terkumpul, dilakukukan pengelompokan berdasarkan goals dalam SDGs. Setelah itu dilakukan pengelompokkan pada program tiap goal ke dalam sub kategori baru berdasarkan kesamaan tujuan, karakteristik dan cara kerja dari program. Setelah dilakukan analisis ditemukan 77 ragam program smart city yang dapat dikategorikan ke dalam 4 Goals dalam Sustainable Development Goals dimensi lingkungan dan dapat dikelompokkan dalam 13 sub-kategori baru berdasarkan unsur kesamaan tujuan, karakteristik dan cara kerja dari program. Dalam penyajian hasil penelitian, program terklasifikasi lagi berdasarkan 3 cakupan skala program yaitu Skala Individu (I), Skala Kawasan (K) dan Skala Perkotaan (P).

The increasing phenomenon of urbanization that occurs continuously is one phenomenon that must be faced by cities in the world. On the other hand urban environmental conditions have limited ability to support and accommodate living things and activities carried out in the city. For this reason, urban management needs to be done to prevent urban environmental problems to maintain urban environmental conditions protected to fulfill the needs of living things sustainably. The concept of urban management "smart city" is considered capable of helping urban policymakers to solve these problems because it is part of the smart and sustainable city agenda. This study uses an exploratory method with a qualitative analysis approach, inductive logic, and content analysis technique. The focus of this research is smart city programs related to the sustainable development of the environmental dimension in 20 medium cities in the 2019 IESE Cities in Motion Index document. After the programs have been collected, the programs were grouping based on the goals in the SDGs. After that, the program each goal was grouping again into into new sub-categories based on the similarity of objectives, characteristics, and ways of working of the program. After doing the analysis, 77 smart city programs were found can be categorized into 4 Goals in the Sustainable Development Goals Environmental Dimension, and then can be grouped again into 13 new sub-categories based on the similarity of objectives, characteristics and ways of working of the program. In presenting the results of the study, the program was classified again based on 3 program scale scopes namely Individual Scale (I), Regional Scale (K), and Urban Scale (P).

Kata Kunci : Urbanisasi, Smart City, Dimensi Lingkungan, Pembangunan Berkelanjutan, Program /Urbanization, Smart City, Environmental Dimension, Sustainable Development Goals, Program

  1. S1-2020-394880-abstract.pdf  
  2. S1-2020-394880-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-394880-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-394880-title.pdf