Laporkan Masalah

Evaluasi Metode Pelaksanaan dan Produktivitas Pemancangan Tiang Berongga (Spun Pile) Sistem Diesel Hammer terhadap Kualitas Pemancangan pada Ramp Timur Jakarta International Stadium (JIS)

ISNA JATI PUTRI, Ir. Heru Budi Utomo, M.T.

2020 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL

Pelaksanaan sistem fondasi tiang memiliki beberapa metode, yaitu sistem diesel hammer, sistem inner boring, dan sistem bored pile. Setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangan dari berbagai aspek, yaitu metode, produktivitas, dan kualitas seperti pada pekerjaan Ramp Timur Proyek Jakarta International Stadium (JIS). Evaluasi metode pelaksanaan pemancangan dilakukan dengan membandingkan Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) dengan aktual (lapangan) yang berfokus pada pile handling. Produktivitas di analisis menggunakan unit complete method dengan bantuan aplikasi SPSS Statistics. Kualitas pemancangan di evaluasi dari hasil pelaksanaan pemukulan ulang (redrive) sesuai umur minimum pelaksanaan menurut ASTM D 4945-0 dan maksimum penurunan (settlement) menurut perencanaan. Pada penelitian ini ditemukan ketidaksesuaian metode pelaksanaan pada tahap pengangkatan tiang (lifting pile) cara Handling with �C HOOK� at Pile Edge tiang 15 m. Hasil perhitungan menunjukan produktivitas harian rata-rata pemancangan sistem diesel hammer (13,90 m/jam) lebih tinggi dari bored pile (1,19 m/jam) dan inner boring (3,84 m/jam) serta tidak ditemui pengaruh metode pelaksanaan dan produktivitas terhadap kualitas pemancangan di Ramp Timur.

Implementation of pile foundation system has several methods such as diesel hammer system, inner boring system, and bored pile system. Each system has advantages and disadvantages of the method, productivity, and quality such as on East Ramp Jakarta International Stadium (JIS). Evaluation comparing with standard versus actual that focused to pile handling. Productivity analysis use unit complete method with SPSS Statistics and quality evaluating by redrive report appropriate with ASTM D 4945-0 for the minimum days and planning requirement for the maximum settlement. Inappropiate method is on Handling with �C HOOK� at Pile Edge for 15 m pile. The calculation result shows diesel hammer daily productivity (13,90 m/hour) is higher than bored pile (1,19 m/hour) and inner boring (3,84 m/hour) and there is no effect found from method and productivity to erection quality on East Ramp.

Kata Kunci : metode unit completed, sistem diesel hammer, pondasi, produktivitas, sistem inner boring, sistem bored pile

  1. D4-2020-396788-abstract.pdf  
  2. D4-2020-396788-bibliography.pdf  
  3. D4-2020-396788-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2020-396788-title.pdf