Laporkan Masalah

Hubungan kualitas perawatan kehamilan dan kualitas pertolongan persalinan dengan kematian maternal di Kabupaten Klaten

SUWANTI, Endang, Prof.dr. Djauhar Ismail, Sp.AK.,MPH.,PhD

2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

AKI (Angka Kematian Ibu) adalah merupakan tolak ukur derajat kesehatan masyarakat, karena kematian ibu mempunyai dampak yang besar dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI adalah dengan pemberian pelayanan perawatan kehamilan dan pertolongan persalinan yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kualitas perawatan kehamilan dan kualitas pertolongan persalinan dengan kematian maternal di Kabupaten Klaten. Perawatan kehamilan meliputi status pelayanan >4 kali dan pelayanan standart "5 T" dan untuk kualitas pertolongan persalinan meliputi: pertolongan oleh tenaga kesehatan menggunakan standart "3 bersih", menggunakan partograf serta menerapkan manajemen kala III aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah Case Control dengan uji statistic Uni variat, bivariat dan multi variat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kualitas pertolongan persalinan dengan kematian maternal (p=0,001 dengan OR = 74,799), begitu juga adanya komplikasi persalinan (p=0,003 dengan OR = 50,694). Sedang kualitas perawatan kehamilan tidak menunjukan adanya hubungan yang bermakna (p=0,106 dengan OR= 10,600) juga jarak persalinan yang kurang dari 3 tahun (p=0,418 dengan OR= 2,477). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara kualitas pertolongan persalinan dan adanya komplikasi persalinan dengan kejadian kematian maternal. Sedangkan kualitas perawatan kehamilan dan jarak persalinan masing-masing tidak ada hubungan yang bermakna dengan kejadian kematian maternal.

Background: Maternal Mortality Rate is one indicator of community health status, because maternal mortality rate has great impact in family and community. One of the efforts is reducing a maternal mortally rate is giving a good quality of Antenatal Care and Labour service. Objective: This study was aimed to examine the relationship between quality of antenatal care and quality of labour service with the maternal mortality in Klaten District. Antanatal Care includes 4 times visited to health provider and antanatal are standard with "51" (Blood presur, Fundal height, Weight, Tetanus toxoid,lion) whereas quality of labour service iickides services by the health provider, using "3 deals standard'? (haid,Place, and iistrumens) using partograf and apply management of stage III active. Method: This was a case control study that used Univariate, bivariate and multi variate statical test. Result : The research showed a significant relationship between the quality of labour service and the maternal mortality (p=0,001 with OR= 74,999), also the complication of labour (p=0,003 with OR= 50,694). However the relationship between quality of antanatal care with maternal mortally was not significant (p=0,106 with OR=10,600) as well as spacing of labour with maternal mortality (p=1,418 with OR 2,477). Conclusion: There was a significant relationship between the quality of labour service and the complication of labour in maternal mortality. Whereas the quality of ANC spacing of labour with maternal mortally does not show a significant relationship.

Kata Kunci : perawatan kehamilan, pertolongan persalinan, kematian maternal, Antanatal care, service of labour, maternal mortally


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.