Laporkan Masalah

Peranan promosi kesehatan pada guru olah raga terhadap pencegahan dini skoliosis pada murid sekolah dasar

ERAWAN, Tiar, Prof.dr. Djauhar Ismail, Sp.AK.,MPH.,PhD

2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang. Skoliosis atau pembengkokkan tulang belakang ke samping kiri maupun kanan banyak ditemukan pada murid Sekolah Dasar dan akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, ha1 tersebut erat kaitannya dengan alat belajar dan prosedur keja di SD yang belum sesuai dengan syarat ergonomis, sehingga pengawasan untuk pencegahan dini skoliosis oleh guru olah raga melalui promosi kesehatan sangat diperlukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku guru dalam pencegahan dini skoliosis murid Sekolah Dasar. Metode.Pene1itian ini menggunakan Quusi Eksperimentul dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design With Pre-test and Post-test. Subjek penelitian ini adalah 62 orang guru olah raga, 32 orang diberi promosi kesehatan dengan metode ceramah dengan media slide projector, modul dan demonstrasi dan 30 orang hanya mendapatkan modul saja. Hasil. Setelah dianalisis menggunakan independent sample t-test, memperlihatkan hasil bahwa promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku guru olah raga dalam pencegahan dini skoliosis murid sekolah dasar. Kesimpulan. Promosi kesehatan dengan metode ceramah menggunakan media slide projector, modul dan demonstrasi lebih bermakna (p<0,05) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku guru olah raga sekolah dasar dalam pencegahan dini skoliosis dibanding promosi kesehatan hanya dengan modul .

Background: Scoliosis or spinal column bend to the left or right side often found in primary school students and will hamper the growth of the children. This has close relationship with study equipment and working procedure at primary school that is not suitable with ergonomic requirement. Therefore, supervision for early prevention of the scoliosis by physical educator through health promotion is necessary. Thls research was aimed to find out the improvement of knowledge, attitude and behaviour of physical educator in the early prevention of scoliosis of the primary school students. Methods: This is a quasi-experimental study with Non-Equivalent Control Group Design With Pre-test and Post-test. The subject of this research was 62 physical educator; 32 people obtained health promotion with speech method by using media of slide projector, module and demonstration and only 30 people who only obtain module. Results: After being analysed with independent sample t-test, the result showed that health promotion could improve knowledge, attitude and behaviour of physical educator in the early prevention of scoliosis of primary school students. Conclusion: Health promotion with speech method by using media of slide projector, module and demonstration was more significant @<0,05) in improving knowledge, attitude and behaviour of primary school physical educator in the early prevention of scoliosis better than health promotion by using module.

Kata Kunci : Perilaku Sehat,Pencegahan Skoliosis,Promosi Kesehatan,Guru Olah Raga


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.