Laporkan Masalah

Perbedaan status gizi dari ibu yang mendapat suplementasi Fe mingguan dan harian pada waktu hamil di Kabupaten Bantul

PURBA, Rudolf Boyke, dr. Hamam Hadi, MS,Sc.D

2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Umuinnya bayi-bayi di negara berkembang menunjukkan laju pertumbuhan yang mulai berkurang setelah bemur 4 bulan. Bayi gizi kurang merupakan gambaran adanya ibu-ibu yang gizi kurang pada waktu hamil dan menyusui. Suplementasi Fe dapat meningkatkan status kesehatan ibu hamil melalui indikator meningkatnya kadar Hb, m e n m y a berat bayi lahr rendah. Status Fe bayi (sebagai salah satu faktor pertumbuhan) sangat tergantung pada kadar Hb ibu hamil. Apakah suplementasi Fe tersebut akan berdampak terus pada status gizi bayi umur 4-6 bulan? Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh suplementasi Fe secara mingguan dan harian, perbedaannya terhadap rata-rata status gizi bayi umur 4-6 bulan. Rancangan Penelitian : Qumy Experiment Non Equivalent Control Group Design. Subiek adalah bayi yang bemur 4-6 bulan dari ibu menyusui yang mendapatkan suplementasi Fe secara mingguan dan harian pada waktu hamil. Tempt penelitian d~ 4 kecamatan di Kabupaten Bantul. Pengukuran antropometri dilakukan terhadap berat badan dan panjang badan bayi. Indikator antropometri yang digunakan melalui nilai Z skor pada berat badan menurut umur (BBAJ), panjang badan menurut umur (PBAJ), dan berat badan menurut panjang badan (BBRB). Konsumsi makanan bayi dan ibu diperoleh menggunakan metode recall dan food fiekuensi. Analisis mtuk melihat perbedaan antara perlakuan (mingguan) dan kontrol (harian) menggunakan uji t-test, sedangkan untuk melihat pengaruhnya menggunakan uji regressi linier tunggal dan ganda. Hasil Penelitian : Melalui hasil uji t-test menunjukkan bahwa rata-rata berat badan dan panjang badan bayi pada umur 4 dan 6 bulan lebih tinggi pada kelompok suplementasi Fe mingguan daripada harian, dan perbedaan tersebut bermakna pada umur 6 bulan (P < 0,05). Gangguan pertumbuhan yang terjadi lebih besar pada kelompok suplementasi Fe harian daripada mingguan. Kenaikan rata-rata berat badan pada bayi 0,776 kg, panjang badan bayi 2,88 cm pada kelompok suplementasi Fe mingguan, sedangkan pada kelompok suplementasi Fe harian sebesar 0,53 kg dan 2,44 em. Rata-rata status gizi bayi @B/U dan PBAJ) pada umur 4-6 bulan lebih tinggi pada kelompok suplementasi Fe mingguan daripada harian, dan perbedaan tersebut bermakna (P<0,05). Kesimpulan : Suplementasi Fe secara mingguan lebih baik daripada harian terhadap rata-rata status gizi bayi dan dapat mengurangi terjadmya gangguan pertumbuhan yang lebih buruk

Background: Commonly in developing countries the infants indicate in growth faltering on 4 month. The infant undernutrition whose the mothers undernutrition during pregnancy and breastfeeding. Iron supplementation might increase the pregnant woman of health status with Hemoglobin indicator degree and nutritional status increasing. h a t iron supplementation that will be affect during on nutritional status of infant in age 4 - 6 month.? Objectives: The iron supplementation influenced to be known in weekly and daily with their differences on nutritional status of infant rate of 4 - 6 month. Methods: Quasy Experiment Non Equivalent Control Group Design. The subject is an infant in aged on 4 to 6 month from breastfeeding mother- that received iron supplementation in weekly and daily during pregnancy. The observation area at four subdistricts in Bantu1 regency. The anthropometry measurement is done by weight and length body infant. The anthropometry indicator in using by Z score value on weight for ageid (WAZ), length for aged IHAZ), and weight for length (WHZ). The food consumption for mother and infant are found to use food recall and food frequency methods. The diflerences analyze between work done (weekly) and control (dailv) using to examine t-test, also to know influence uses the regression linier test (bivariate and multivariate). Results: With the examine result t-test indicated that average weight and length body of Infant on 4-6 month higher in the group weekly of iron supplementation than daily, and that difference means on 6 month (P<0,05). The growth faltering is greater that happen for the group daily of iron supplementation than weekly. Average increase weight body infant 0,776 kg, length body infant 2,88 cm for the group weekly of iron supplementation, as the group daily of iron supplementation for 0,53 kg and 2,44 cm. The rate nutritional status of infant (WAZ and KAZ) on 4 - 6 month higher for the group weekly of iron supplementation than daily, and the significant difference (P<0,05). Conclusions: The Fe weekly supplementation is better than daily on the rate nutritional status of infant and might less to rise the growth faltering to be worse.

Kata Kunci : Gizi Anak,Ibu Hamil,Suplementasi Fe, nutritional status, growth faltering, iron suplementation, infant


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.