Pengaruh konseling gizi terhadap asupan zat gizi lanjut usia pada kelompok Karang Lansia di kota Mataram
CHANDRADEWI, Anak Agung Sagung Putri, dr. Hamam Hadi, MS,Sc.D
2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatUsia lanjut inerupakan salali satu fase kehidupan yang &an dilalui oleh setiap individu. Kondisi kesehatan pada usia lanjut sangat ditentukan oleh asupan makanannya bak kuahtas maupun kuantitasnya. Asupan makanan yang baik akan berperan dalam upaya menurunkan persentase timbulnya penyakit dan angka kematian di usia lanjut. Kemunduran biologs yang menyertai proses penuaan, seringkah menjadi hambatan bagi lanjut usia untuk memperoleh asupan makanan yang berkualitas. Hal ini erat kaitannya dengan pemahaman tentang asupan makanan yang sehat, tepat dan sesuai untuk ddconsumsi oleh lanjut usia disamping faktor sosial ekonoinhya. Salah satu cara untuk mengatasinya dengan memberikan konseling gizi pada lanjut usia. Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh konseling gizi terhadap asupan zat p i la njut usia pada kelompok karang lansia. Penetitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan mempergunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian time series. Subjek dalam penelitian ini adalah lanjut usia yang berumur 55 tahun - 65 tahun yang tergabung dalam kelompok karang lansia. Tujuh kelompok karang lansia yang dipilrh merupakan kelompok karang lansia yang mash akhf di Kota mataram dan mempunyai program kegiatan lansia yang jelas. Lansia dan masing-masiqg kelompok dminta datang ke kelompok karang lansia sebanyak 4 kali selama 2 mingb untuk mendapatkan konseling gizi secara kelompok. Data asupan makanan dkurnpulkan secara multiple recall sebanyak 5 kali sebelum konseling diierikan dan 5 kah setelah diberikan konseling Hasil penelitian menunjukan rata-rata asupan kalori lanjut usia meningkat 4,93% dari RDA dan rata-rata asupan protein lanjut usia meningkat 10,81% dan RDA setelah diberikan konseling gui. Faktor kebiasaan makan, suku dan umur p berpengaruh memberikan variasi terhadap asupan energi lanjut usia 54,4% dan faktor 1 umur dan jenis kelamin berpengaruh memberikan variasi terhadap asupan protein 43,1%. Ada pengaruh konseling gizi yang bermakna terhadap peningkatan asupan makanan lanjut usia (p < 0,OS). Faldor-faktor yang berpengaruh secara signifikan membenkan variasi terhadap asupan zat gizi lansia adalah kebiasaan makan, umur, dan jenis kelamin (p < 0,OS)
Backmound : Elderly is one phase of Me that to be passed by everyone. The health status of elderly is highly influenced by their food intake both quality and quantity. Sufficient intake determines the reduce of morbidity and mortality of elderly. The biological decrease following the elderly often become obstacles for them to obtain the good quality of food intake. Thts was very much in line with the understandmg of the elderly regardiug healthy, prover and appropriade food intake as well as their socioeconomic factors. One way to overcome these problems is by giving nutrition counseling to elderly. Objective: The objective of the study was examining the influence of nutrition counseling toward nutrient intake to of the Karang Lansia participants Method: The study was using qualitdive and quantitative approaches with time series design. Samples were eldery aged 55 - 65 years old, who involved in the Karang Lansia participant. Seven groups selected were active group in Mataram city that still had regular activity. Each member of the group elderly come to karang lansia four times during two weeks to get nutrition counseling. The data on each intake mutiple recall collected five times before and after counseling. Result: The research result shows that after counsehg, the average of the calory intake of the elderly increase 4,93 % RDA and the average of the protein intake increase 10,81 % RDA. Food habits, age, and, gender as predictors to give variation calory intake of the elderly 54,4%, age and gender as predictors to give variation protein intake of the elderly 43,1%. Conclusions: There was a significant duence nutrition counseling toward nutnent intake of the elderly (p < 0,05). Influence factors significant have give variation to nutrient intake are food habits, age and gender (p< 0,05)
Kata Kunci : Gizi,Lansia,Konseling Gizi,Nutrition counsehg , Elderly, Nutrient intake