Pengaruh Mobile Male Fertility Risk Assessment Tool (Male-fertiASST) Terhadap Pengetahuan Laki-laki Usia Reproduktif Tentang Fertilitas di Kabupaten Sleman Yogyakarta
DESI DWI SIWI A D, 3. Ika Parmawati, S.Kep., Ns., M.Kep; Widyawati, S.Kp., M.Kes., Ph.D.,
2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Infertilitas dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan. Salah satu faktor infertilitas (5%) adalah gaya hidup buruk seperti konsumsi narkoba dan rokok. Pengetahuan kesehatan reproduksi pada laki-laki perlu ditingkatkan sehingga menambah kesadaran dalam mempertahankan fertilitasnya. Mobile aplikasi Male-FertiASST merupakan media edukasi yang mampu meningkatkan pengetahuan pada laki-laki usia reproduktif tentang fertilitas. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh mobile aplikasi Male-FertiASST terhadap pengetahuan laki-laki usia reproduktif tentang fertilitas di Kabupaten Sleman. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pretest and posttest design. Partisipan pada penelitian ini adalah laki-laki usia reproduktif (20-40 tahun) yang tinggal di Kabupaten Sleman sebanyak 42 responden. Penelitian ini menggunakan istrumen aplikasi Male-FertiASST dan kuisioner pengetahuan fertillitas dengan 11 item valid dan nilai reliabilitas 0,57. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui karakteristik, nilai pretest, dan posttest responden. Analisis bivariat dilakukan dengan paired sample t-test untuk mengetahui pengaruh Male-fertiASST terhadap tingkat pengetahuan dengan membandingkan skor sebelum dan sesudah dilakukannya pendidikan kesehatan menggunakan aplikasi selama 3 minggu. Hasil : Hasil rata-rata skor pengetahuan tentang fertilitas sebelum pendidikan melalui aplikasi yaitu 6,31 ± SD = 1,615 dan sesudah yaitu 6,86 ± SD = 1,802. Terdapat perbedaan yang signifikan (0,548±1,670 (p-value = 0,04) sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan menggunakan Male-FertiASST terhadap tingkat pengetahuan laki-laki usia reproduktif tentang fertilitas pada laki-laki usia reproduktif. Kesimpulan :Pendidikan dengan menggunakan mobile aplikasi Male-FertiASST berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan laki-laki usia reproduktif tentang fertilitas.
Background: Women and men can be infertile. Infertility can occur due to many factors including lifestyle such as smoking and drugging. Knowledge of reproductive health, especially for men, needs to be improved so it can increase men's awareness to maintain fertility and maintain reproductive health. Male-FertiASST is one of innovations of educational media that is able to increase knowledge in men of reproductive age about fertility. Objective: Determine the effect of Male-FertiASST mobile application on knowledge of reproductive age men about fertility in Sleman Regency. Methods: This research is a quasi experimental research with one group pretest and posttest design. Participants in this study were men of reproductive age (20-40 years) who lived in Sleman Regency with 42 respondents. This study uses a Male-FertiASST application instrument and fertility knowledge questionnaire with 11 valid items and a reliability value of 0.57. Univariate analysis was performed to determine the characteristics, pretest and posttest scores of respondents. Bivariate analysis was performed by paired sample t-test to determine the effect of Male-Ferti ASST on the level of knowledge by comparing scores before and after health education using the application for 3 weeks.. Results: The average score of knowledge about fertility before education through application is 6.31 ± SD = 1.615 and after is 6.86 ± SD = 1.802. There was a significant difference (0.548 ± 1,670 (p-value = 0.04) before and after health education using Male-Ferti ASST on the level of knowledge of men of reproductive age about fertility in men of reproductive age. Conclusion: Education using the Male-FertiASST mobile application has an effect on increasing knowledge of male reproductive age about fertility.
Kata Kunci : Laki-laki usia reproduktif, fertilitas, mobile aplikasi Male-FertiASST