Bagaimana Pengaruh Terorisme Terhadap Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Indonesia?
YOSIA SITOMPUL, Traheka Erdyas Bimanatya, S.E., M.Sc.
2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek jangka pendek dan jangka panjang terorisme terhadap permintaan pariwisata di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data bulanan dari Januari 2000 hingga Desember 2017 serta empat negara dipilih sebagai data wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, yaitu Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Korea Selatan. Hasil regresi dengan menggunakan model ARDL (Autoregressive Distributed Lag) menunjukkan bahwa terorisme berdampak negatif dan signifikan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Variabel lain seperti biaya perjalanan, dan nilai tukar tidak dapat diambil kesimpulan yang pasti. Hal ini disebabkan hasil estimasi yang bervariasi untuk setiap negara.
This study is proposed to analyze the short-term and long-term effects of terrorism on tourism demand in Indonesia. Researcher used monthly data from January 2000 to December 2017 and used four countries as data on tourists visiting Indonesia, namely United States, Australia, United Kingdom, and South Korea. By applying the ARDL (Autoregressive Distributed Lag) model, the result shows terrorism has a negative and significant impact on foreign tourist visits both in the short-term and long-term. For other variables such as travel costs, and exchange rates, no definitive conclusions can be drawn. This is due to the varying estimation results for each country.
Kata Kunci : tourism, terrorism, Indonesia, ARDL, short term, long term