STRATEGI MEMUJI DAN MERESPONS PUJIAN PASANGAN SUAMI ISTRI: STUDI KASUS DALAM NOVEL CANTING KARYA FISSILMI HAMIDA
DESI FITRI, Dr. Adi Sutrisno, M.A.
2020 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIKStrategi memuji dan merespon pujian merupakan sesuatu yang menarik untuk dianalisis karena strategi dalam memuji dan merespon pujian akan berpengaruh pada keharmonisan hubungan pasangan suami istri. Penelitian ini menganalisis strategi memuji dan merespon pujian pasangan suami istri: studi kasus dalam novel Canting karya Fissilmi Hamida. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi memuji dan merespon pujian yang digunakan pasangan suami istri dalam novel serta bentuk kesopanan berbahasa yang digunakan pasangan Hadi dan Sekar pada tuturan memuji. Data dihimpun dengan menyimak dan mencatat tuturan memuji dan responnya. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan menggunakan analisis jenis kalimat, teori pragmatik strategi kesopanan berbahasa dan prinsip kesopanan berbahasa yang digagas oleh Leech. Selanjutnya topik pujian dalam tuturan memuji dianalisis berdasarkan tuturan yang muncul dalam novel. Peneliti menggunakan 12 strategi merespons pujian dari taksonomi Herbert untuk mengklasifikasikan strategi merespon pujian dengan topik pujian yaitu kemampuan, penampilan, kepemilikan, kepribadian dan kehadiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kalimat yang digunakan dalam memuji dan merespon pujian terdiri atas kalimat deklaratif, introgatif, eksklamatif dan imperatif. Strategi memuji menggunakan sembilan strategi memuji dengan topik pujian yang dominan adalah kehadiran pasangan, strategi merespon pujian yang paling banyak digunakan adalah merespon pujian dengan memberi apresiasi kepada pasangan dan mengalihkan pujian kepada Tuhan. Prinsip kesopanan berbahasa dalam memuji dan merespons pujian pada pasangan suami istri memenuhi maksim kebijaksanaan, maksim kecocokan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kemurahan dan maksim kesimpatian dengan penggunaan tertinggi adalah maksim penerimaan.
The strategy of complimenting and responding to compliments is something that was interesting to analyze because the strategy in complimenting and responding to compliments would affect the harmony of the couple. This study analyzed the strategy of complimenting and responding to the compliment of a married couple: a case study in the Canting novel by Fissilmi Hamida. The purpose of this research is to know the strategy of Compliment and respond to Compliment used by married couples in the novel and the form of language courtesy used by the couple Hadi and Sekar in the speech of compliment. Data collected by reading and recording the speeches of complimenting and responding. This research method was a qualitative method, using sentence type analysis, pragmatic theory of language politeness strategies and the principle of language courtesy that was initiated by Leech. Furthermore, the topic of compliment in analyzed based on the speech that appears in the novel. Researchers used 12 strategies to respond to compliment from Herbert's taxonomy to classify strategies to respond to compliment with compliment topics namely ability, appearance, ownership, personality, and presence. The results showed that the types of sentences used in complimenting and responding to compliments consisted of declarative, interrogative, exclamative and imperative sentences. The compliment strategy uses nine compliment strategies with the dominant topic of compliment being the presence of a partner, the most widely used strategy of responding to compliment was responding to Compliment by giving appreciation to the couple and diverting Compliment to God. The principle of politeness in language in Complimenting and responding to compliments on married couples fulfills the maxim of wisdom, maxim of suitability, maxim of acceptance, maxim of humility, maxim of generosity and maxim of sympathy with the highest use was acceptance of maxim.
Kata Kunci : kesopanan berbahasa, memuji, merespons pujian, pasangan suami istri