Laporkan Masalah

Pengembangan Strategi Suplementasi Furikake Ulvamina untuk Meningkatkan Berat Badan Anak Baduta Stunting

UTAMI YULAINI AMIR, Dr. Toto Sudargo, SKM., M.Kes;Mutiara T P L Kusuma, Ph.D

2020 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh manifestasi kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Tumbuh kerja perlu dilakukan untuk mencapai pertumbuhan optimal. Furikake Ulvamina merupakan makanan tabur yang tersusun dari ikan tuna (Thunnini) dan alga hijau (Ulva sp) yang mengandung tinggi zat gizi makro dan mikro untuk membantu tumbuh kejar anak stunting dalam hal meningkatkan pertumbuhan berat badan. RCT merupakan metode terbaik yang digunakan untuk mengetahui efektivitas treatment baru. Namun, implementasinya membutuhkan banyak penyesuaian dan tidak mudah. Action research merupakan metode yang melibatkan peneliti secara intens untuk menyelesaikan permasalahan dan kolaborasi antara peneliti dan partisipan dalam menyelesaikan masalah. Tujuan: Mengetahui pengembangan strategi suplementasi Furikake Ulvamina untuk meningkat berat badan anak baduta stunting. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode action research pada studi eksperimental. Berat badan diukur dengan menggunakan timbangan bayi digital, asupan zat gizi diukur menggunakan metode food recall 2x24 jam, kepatuhan dan perimaan dinilai dengan metode wawancara. Hasil: Tidak terdapat perubahan berat badan yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p=0,275). Kepatuhan ibu dan penerimaan baduta stunting rendah karena mayoritas anak tidak suka dengan bau amis, tekstur, dan warna yang mencolok. Terdapat beberapa tantangan lain saat implementasi berupa rendahnya akurasi data dasar dan penelitian terdampak pandemi. Kesimpulan: Tidak terdapat perubahan berat badan yang signifikan, rendahnya kepatuhan ibu dan penerimaan baduta stunting, dan ditemukannya beberapa tantangan lain dalam implementasi suplementasi.

Background: Stunted is impared growth caused by manifestation of malnutrition for along time. Catch-up growth needs to achieve optimal growth. Furikake Ulvamina is a sprinkle food made from tuna fish (Thunnini) and green algae (Ulva sp) which are high in macro and micro nutrient to support catch-up growth stunted infant to achieve weight gain. RCT is the best method used to determine the effectiveness of new treatments. However, implementation needs a lot of adjustments and is not easy. Action research is a method that involves researchers intensely to solve the problems and making collaboration among researchers and participants to solve problems. Purpose: Find out the development of Furikake Ulvamina supplementation strategy to achieve weight gain in stunted infants. Methods: The study used action research in methods in experimental studies. Body weight was measured using a digital baby scale, nutrient intake was measured using the 2x24 hour food recall, compliance and acceptance was measured using the interview method. Results: The was no significants change in body weight between intervention group and control group (p=0,275). Mother's compliance and acceptance of stunted infants are low because of infants do not like the fishy odor, texture, and striking colours. There was several othere challenges when implementing in the form of low accuracy of basic data and research affected by pandemics. Conclusion: There were no significant changes in body weight, low mother's compliance and acceptance of stunted infants, and there was several challenges in implementing supplementation.

Kata Kunci : Stunting, action research, suplementasi, penerimaan, tantangan, berat badan

  1. S1-2020-393680-abstract.pdf  
  2. S1-2020-393680-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-393680-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-393680-title.pdf