Laporkan Masalah

Dampak Penyelenggaraan Program Pelatihan Interpretasi Terhadap Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Taman Nasional Karimunjawa

BAIQ AJENG ALMIRA R, Elisa Dwi Rohani, A.Md., S.E., M.Sc.

2020 | Tugas Akhir | D3 PARIWISATA

Pelatihan merupakan salah satu program dari pemberdayaan masyarakat. Penyelenggaraan Pelatihan Interpretasi oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa dalam rangka memberdayakan masyarakat Karimunjawa khususnya pelaku wisata untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus kemampuan masyarakat pada bidang ekosistem laut, menyelam, dan pariwisata. Tujuan penulisan tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui: 1) Apa saja indikator yang mempengaruhi keberhasilan dari penyelenggaraan Program Pelatihan Interpretasi 2) Apa saja faktor penghambat keberhasilan Pelatihan Interpretasi 3) Bagaimana dampak yang dirasakan oleh pelaku wisata. Tugas akhir ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan program pemberdayaan masyarakat berupa pelatihanselanjutnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dan studi kepustakaan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan tiga narasumber dari peserta Pelatihan Interpretasi dan Laporan Pelatihan Interpretasi, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari arsip Balai Taman Nasional Karimunjawa, literatur, maupun sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat tiga indikator pengukuran evektivitas pelatihan menurut teori Ghosh et al (2011) dan Bangun W (2012) yang mempengaruhi keberhasilan Pelatihan Interpretasi oleh Taman Nasional Karimunjawa yaitu pengisi materi, materi, dan sarana & prasarana. Pelaku wisata merasakan dampak seperti meningkatnya pengetahuan terkait pariwisata, ekosistem laut, dan teknik menyelam, meningkatnya kepercayaan diri pada saat bekerja, dan meningkatnya harga jual sehingga berpengaruh terhadap perekonomian. Akan tetapi, dalam pelaksanaan pelatihan masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki seperti metode pelatihan, lama waktu pelatihan, penambahan kegiatan praktik, penggunaan aplikasi praktis dan pemberian modul pembelajaran yang diharapkan akan mengoptimalkan hasil pelatihan.

Training is one of the programs of community empowerment. The implementation of interpretation training by Karimunjawa National Park in order to empower the community to increase the knowledge and abilities about marine ecosystem, dive, and tourism. The purpose of this final task is to know: 1) What indicators are affecting the success of interpretation training 2) What factors are impeded the success of interpretation training 3) How the impact of interpretation training to the community. This final task can be used as an evaluation for the further program of community empowerment such as a training event. The type of research used is descriptive qualitative method. Data collection techniques used were semistructural interviews and literature studies. The type of data used are primary data and secondary data. Primary data was collected through semistructural interviews with three of interpretation training participant and Interpretation Training Report while secondary data was collected from the archives of Karimunjawa National Park, literature and other sources. Based on the result of the research, there are only three indicators of measuring training effectiveness by Ghosh et al (2011) and Bangun W (2012) that effects the interpretation training by Karimunjawa National Park, and that is trainer, material, facilities and infrastructure. The community feels the impact after rehearsals such as the increased knowledge about tourism, marine ecosystem, and diving techniques, the increased confident while the community do their job, and the increased economic. But, there are still a few less in the implementation of interpretation taining that should be fixed such as the method of training, the time-length of training, add more practical avtivities, utilizing practical application, and adduction of hardfile learning module that will hopefully optimize the result of the interpretation training.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Interpretasi, Taman Nasional Karimunjawa, Kapasitas Pelaku Wisata

  1. D3-2020-416425-abstract.pdf  
  2. D3-2020-416425-bibliography.pdf  
  3. D3-2020-416425-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2020-416425-title.pdf