Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kulit Kentang (Solanum tuberosum L.) Terhadap Adhesi Bakteri Porphyromonas gingivalis
Muhammad Atiatul Muqtadir, Drg.Ivan Arie Wahyudi, M.Kes, Ph.D; drg.Ruslin, M.Kes, Ph.D
2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIPorphyromonas gingivalis merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan terjadinya halitosis, bakteri ini memiliki faktor virulensi sehingga dapat melekat di rongga mulut. Kulit kentang (Solanum tuberosum L.) diketahui mengandung zat aktif antibakteri seperti flavonoid (quercetin), asam klorogenat, dan antosianin. Komponen zat aktif ini diduga dapat menghambat adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak kulit kentang (Solanum tuberosum L.) terhadap adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis. Adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis diketahui melalui uji adhesi bakteri pada permukaan tabung kaca yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan, yaitu ekstrak kulit kentang 5%, 10%, 20%, dan kontrol negatif (akuades). Persentase adhesi bakteri diukur menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang yang sama (�¯ï¿½�¬= 600 nm). Hasil penelitian menunujukkan adanya perbedaaan rerata persentase adhesi antar kelompok perlakuan konsenstrasi ekstrak kulit kentang. Hasil uji statistik one-way ANOVA menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan (p>0,05) konsentrasi ekstrak kulit kentang (Solanum tuberosum L.) terhadap adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit kentang 5%, 10%, dan 20% secara statistik tidak dapat menghambat secara signifikan terhadap adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis.
Porphyromonas gingivalis is one of the main factors in halitosis, this bacterium has virulence factors therefore it can be adhered to the oral cavity. Potato (Solanum tuberosum L.) peel is known to contain antibacterial active components such as flavonoids (quercetin), chlorogenic acid, and anthocyanins. This active component is thought to inhibit the adhesion of the Porphyromonas gingivalis bacteria.This study aims to determine the effect of the concentration of potato (Solanum tuberosum L.) peel extract on the adhesion of the Porphyromonas gingivalis bacteria. The adhesion of Porphyromonas gingivalis bacteria was determined through bacterial adhesion test on the glass tube surface and was divided into four treatment groups (5%, 10%, 20% potato peel extract concentrations and negative control (aquadest)). The percentage of bacterial adhesion was measured using a spectrophotometer at the same wavelength (�¯ï¿½�¬= 600nm). The results showed the difference in the average percentage of adhesion between treatment groups of potato peel extract concentrations. One-way ANOVA statistical test results showed no significant effect (p>0.05) of potato (Solanum tuberosum L.) peel extract concentrations on the Porphyromonas gingivalis bacteria adhesion. In conclusion, potato peel 5%, 10%, and 20% extract concentrations statistically cannot inhibit the adhesion of the Porphyromonas gingivalis bacteria significantly.
Kata Kunci : ekstrak kulit kentang, adhesi, bakteri Porphyromonas gingivalis