Laporkan Masalah

ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SLOPE MASS RATING (SMR) DI RUAS JALAN KYAI RONGGO, DESA TAWANGSARI, KECAMATAN PENGASIH, KABUPATEN KULON PROGO, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

DANIEL BILLY THOMAS, Dr. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng

2020 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGI

Jalan Kyai Ronggo merupakan jalan yang penting yang menghubungkan beberapa desa di Kabupaten Pengasih khususnya di sekitar Desa Tawangsari. Pada jalan tersebut terdapat banyak tebing curam yang memiliki potensi untuk terjadinya longsor atau bahkan sudah terjadi longsor di beberapa titik. Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan untuk mengurangi dampak dari bencana tersebut. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak longsor yaitu dengan menganalisa tingkat kestabilan lereng pada suatu daerah untuk mengetahui penanganan yang tepat terhadap kejadian longsor. Penelitian ini menggunakan metode SMR (Slope Mass Rating) di Jalan Kyai Ronggo, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode ini bertujuan untuk menilai tingkat kestabilan suatu lereng berdasarkan nilai kualitas massa batuan dan nilai kelerengan. Terdapat beberapa parameter penilaian kualitas massa batuan yaitu nilai kuat tekan batuan, nilai RQD, jarak antar diskontinuitas, kondisi diskontinuitas, kondisi airtanah, dan orientasi diskontinuitas. Nilai yang didapat dari perolehan analisis kualitas massa batuan lalu dikombinasikan dengan nilai kelerengan menghasilkan nilai SMR. Nilai SMR tersebut kemudian diplot di peta untuk menghasilkan zonasi daerah dengan tingkat kestabilan lereng. Nilai SMR yang didapat menghasilkan 3 zonasi satuan SMR yaitu satuan SMR bad slope, satuan SMR normal slope, dan satuan SMR good slope.

Kyai Ronggo Street is an important road that connects several villages in Pengasih District especially around Tawangsari Village. On this road there are many steep cliffs that have a landslide potential or even landslide has occured at some spot, therefore prevention are needed to reduce the impact of the disaster. One of the effort to reduce the impact of landslides is by analyzing the stability of the slope in an area to find out the appropriate handling. This study uses the SMR (Slope Mass Rating) method on Kyai Ronggo Street, Tawangsari Village, Pengasih District, Kulon Progo Regency, Daerah Istimewa Yogyakarta. This method aims to assess the stability of a slope on the value of rock mass quality and slope value. There are several parameters for assessing rock mass quality, that is intact rock material, RQD (Rock Quality Designation), joint spacing, joint condition, groundwater condition, and joint orientation. The value obtained from the acquisition of rock mass quality analysis then combined with the slope value results in the SMR value. The SMR value is then plotted on the map to produce zonation of the area with the degree of slope stability. The obtained SMR value produces 3 zoning of SMR units, namely bad slope SMR units, normal slope SMR units, and good slope SMR units.

Kata Kunci : Longsor, SMR (Slope Mass Rating), RMR (Rock Mass Rating), Kulon Progo

  1. S1-2020-385046-abstract.pdf  
  2. S1-2020-385046-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-385046-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-385046-title.pdf