Studi Komparasi Sikap Pemberian ASI Pada Ibu di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan
EVI RATNASARI, Dr. Wenny Artanty Nisman, S.Kep., Ns., M.Kes ; Dr. Wiwin Lismidiati, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat ; Purwanta, S.Kp., M.Kes
2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang : Faktor yang mempengaruhi pemberian ASI antara lain pengetahuan, sikap, pendidikan dan lain-lain. Sikap pemberian ASI pada ibu menyusui sangat berpengaruh untuk keberhasilan ASI eksklusif. Ibu yang memiliki sikap positif maka cenderung memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi terbentuknya sikap pemberian ASI dapat berasal dari wilayah tempat tinggal ibu yaitu pedesaan dan perkotaan. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbandingan sikap ibu tentang pemberian ASI di daerah pedesaan dan perkotaan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif comparatif dan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada Januari-Maret 2020 di 10 puskesmas yang ada di Kabupaten Sleman. Sampel penelitian adalah ibu menyusui yang memiliki anak berusia 1-7 bulan. Pengambilan sampel dengan cara purposive, random, dan consecutive sampling serta didapatkan responden sebanyak 420 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sikap pemberian ASI (IIFAS) yang terdiri dari 17 item pernyataan dengan reliabilitas 0,526. Data diolah menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis penelitian menggunakan Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan sikap ibu tentang pemberian ASI di daerah pedesaan dan perkotaan. Hasil : Hasil skor sikap pemberian ASI pada ibu menyusui di pedesaan dengan nilai median 60 (min-maks 49-72) dan di perkotaan nilai median 60 (min-maks 45-77). Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara wilayah tempat tinggal yaitu di pedesaan dan perkotaan dengan sikap pemberian ASI (p = 0,769). Variabel luar yaitu umur ibu (p=0,026) dan pendidikan (p<0,001) memiliki hubungan yang bermakna dengan sikap pemberian ASI (p<0,05) sedangkan status paritas (p=0,261), status pekerjaan (F=0,283) dan pengalaman mendapat informasi ASI (F=0,345) menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna dengan sikap pemberian ASI. Kesimpulan : Sikap pemberian ASI pada ibu di wilayah pedesaan dan perkotaan hampir sama serta tidak ada perbedaan yang signifikan antara wilayah tempat tinggal yaitu pedesaan dan perkotaan dengan sikap pemberian ASI.
Background : Factors that influence breastfeeding include knowledge, attitudes, education and etc. The attitude of breastfeeding to mothers is very influential for the success of exclusive breastfeeding. Mothers who has a positive attitude then tend to give exclusive breastfeeding to their babies. One of the factors that influence the formation of breastfeeding attitudes can become from the area where the mothers lives, namely rural and urban areas. Objective : Knowing the comparison of mothers attitudes about breastfeeding in rural and urban areas. Method : This research is a quantitative study with the type of research is descriptive comparative and uses cross sectional design. This research was conducted in January-March 2020 in 10 public health center in Sleman Regency. The sample of this study is breastfeeding mothers who have children aged 1-7 months. Sampling by purposive, random, and consecutive sampling obtained by 420 respondents. Data collection was performed using the attitude breastfeeding (IIFAS) questionnaire consisting of 17 statement items with a reliability of 0,526. Data were processed using univariate and bivariate analysis. Analysis of the study used Mann Whitney to determine difference in maternal attitudes about breastfeeding in rural and urban areas. Result : The results of the attitude score of breastfeeding for breastfeeding mothers in rural areas with a median value of 60 (min-max 49-72) and in urban areas a median value of 60 (min-max 45-77). There was no significant difference between residential areas in rural and urban areas with breastfeeding attitudes (p=0,769). External variables is mothers age (p=0,026) and education (p<0,001) have a significant relationship with breastfeeding attitudes (p<0,05) while parity status (p=0,261), occupational status (F=0,283) and experience of getting ASI information (F=0,345) indicate no relationship which is meaningful with the attitude of breastfeeding. Conclusion : The attitude of breastfeeding to mothers in rural and urban areas is almost the same and there is no significant difference between residential areas, namely rural and urban areas with the attitude of breastfeeding.
Kata Kunci : pedesaan, perkotaan, sikap pemberian ASI/rural, urban, breastfeeding attitude