Peran Perceived Organizational Support dan Kecerdasan Emosi terhadap Komitmen Afektif
LITA APRILIA H, Isaac Jogues Kiyok Sito Meiyanto, Drs., Ph.D., Psikolog
2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian tentang komitmen afektif pada karyawan telah banyak dilakukan, namun masih menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Hal ini dikarenakan komitmen afektif karyawan dibutuhkan setiap perusahaan guna mencapai tujuan perusahaan. Dukungan organisasi yang dirasakan oleh karyawan dan kecerdasan emosi mungkin dapat dinyatakan sebagai prediktor dari komitmen afektif karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan organisasi yang dirasakan dan kecerdasan emosi terhadap komitmen afektif. Subjek dalam penelitian ini adalah 101 karyawan aktif di PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, & Ratu Boko, dengan masa kerja minimal 6 bulan dan latar belakang pendidikan terakhir SMA atau sederajat. Analisis data penelitian dilakukan dengan model regresi berganda dengan p > 0.05, R = 0,537, F = 19,896, Sig = 0,000. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat peran dukungan organisasi yang dirasakan karyawan dan kecerdasan emosi secara bersama-sama terhadap komitmen afektif. Sumbangan efektif sebesar 28,93 % dan perceived organizational support memiliki sumbangan paling besar terhadap komitmen afektif. Kata kunci: dukungan organisasi, kecerdasan emosi, komitmen afektif.
Many researchs about affective commitment already been done, but this topic is still interesting to look at. This is because affective commitment needed by each company to reach their goals. Perceived organizational support and emotional intelligence might be the predictors of employee affective commitment. The purpose of this study is to predict the relationship of perceived organizational support and emotional intelligence towards affective commitment. The subjects of this study is 101 active employees at PT Taman Candi Wisata Borobudur, Prambanan, & Ratu Boko with minimum six months of work experience and have high school educational background. Data analysis done by multiple regression model with p > 0.05, R = 0,537, F = 19,896, Sig = 0,000. The result of this study proved that both perceived organizational support and emotional intelligence are simultaneously predict the affective commitment. Effective contribution is 28,93 % and perceived organizational support have bigger contribution value towards affective commitment. Keywords: perceived organizational support, emotional intelligence, affective commitment.
Kata Kunci : Komitmen Afektif, Kecerdasan Emosional, Perceived Organizational Support, Dukungan organisasi, Kecerdasan Emosi, Komitmen Organisasi Afektif