Laporkan Masalah

Analisis efek risiko sistematis (Systematic risk) terhadapp tingkat keuntungan saham (Returns) PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan menggunakan arbitrage pricing theory (APT) model period 1993-2000

SUDRAJAT, Yoga Permana, Drs. R. Agus Sartono, MBA

2001 | Tesis | Magister Manajemen

Arbitrage Pricing Theory (APT) model merupakan teori yang perluasan dari Capital Asset Pricing Model (CAPM), yang menggainbarka.n hubungan antara risiko sistematis dan tingkat keuntungan. Dalam APT, peneliti tel.ah diberikan kebebasan untuk memasukkan varibel independen. sehubungan dengan inst.rumen ekonomi makro (systematic risks). Penelitian ini dibagi menjadi dua kondisi, yaitu kondisi ekonomi yang normal dan kondisi krisis ekonomi. Runtutan waktunya adalah untuk kondisi ekonomi normal adalh 1993-1996, dan kondisi krisis ekonomi adalah 1997-2000. Datanya adalah bulanan. Dalam penelitian ini, peneliti memasukkan beberapa variahel yang biasanya. digunakan oleh pemerintah, seperti suku bunga, nilai tukar rupiah terh.adap dollar, inflasi dan 1HSG (Market Index). Reaksi pasar terhadap perubahan instrumen ekonomi makro dinamakan sebagai risiko. And untuk tingkat keuntungan, peneliti menghubungkan risiko dengan tingkat keuntungan saham Bank Danamon. Pada penelitian sebelumnya, ada hubungan yang signifikan antara risiko sistematik dengan tingkat keuntungan saham maupun portofolio. Suku bunga, nilai tukar, dan inflasi memiliki hubungan yang negatif terhadap tingkat keuntungan. Bagaimanapun juga, sebaliknya dengan Bank Danamo. Hanya IIISG yang memiliki hubunga dan signifikan dalam kondisi ekonomi normal, sedangkan instrumen laiunnya tidak signifikan. Pada kondisi krisis ekonomi, tingkat keuntungan saham Bank Danamon tiduk berhubungan atau dipengaruhi oleh instrumen dalam model. Sebagai bahan perbandingan, peneliti telah menguji bank-bank lain, seperti Bank Internasional Indonesia (BII), Bank Bali, Bank Panin,Bank Lippo, dan Bank Niaga. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya IHSG yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat keuntungan dalam .kondisi ekonomi normal (1993-1996). Dan dalam keadaan krisis (1997-2000) menunjukkan hasil yang sama dengan sebelum krisis di mana ada hubungan yang signifikan antara II ISG dan returns saham bank-bank tersebut, kecuali saham Bank Danamon.

Arbitrage Pricing Theory (APT) model constitute expanded theory from Capital. Pricing Asset Model (CAPM), which describe relationship between systematic risk and returns. In APT, researcher has given independence to put in the independen variable in related with macroekonomic instrumen (systematic risks). This research has divided into two condition, there are normal economic condition and economic crisis condition. The range of time in normal economic is 1993-1996, and economic crisis is 1997-2000. The datas is monthly. In this research, researcher has put in several variable that usually has used by government, such interest rate, exchange rate, inflation and index market (111S6). Market reaction to the macroeconomics instrumen change which called by risk. And for the returns, researcher related the risk with the Bank Danam.on stock returns. In the previous research, there is significant relation between systematic risk and stock or portfolio returns. Interest rate, exchange rate and inflation had negative relation to the returns. However, conversely in Bank Danamon. Just index market has posiq'and significant relation in the normal economic condition, the other instrumen has not significant. On the crisis economic condition, Bank Danamon Stock returns had not related or influenced by the instrumens in the model. For the comparation, researcher has tested the other banks, such as Bank Internasional Indonesia (BID, Bank Bali, Bank Panin, Bank Lippo, and Bank Niaga. The result has showed that only indices market has significant relation to their returns in normal economic condition. (1993-1996). And in the crisis (1997-2000) has showed similar resulted with only indices market has signif icant relation, except Bank Danamon.

Kata Kunci : Return Saham, Arbitrage Pricing Theory, Bank Danamon


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.