�Bagaimana Ku Bertahan?� (Grief, Kebersyukuran dan Dinamika Posttraumatic Growth pada Penyandang Kanker Payudara di Yogyakarta)
KHAULAH NABILAH, Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S.
2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGIBagi penyandang, didiagnosis kanker merupakan kejadian yang tidak diinginkan. Mereka dihadapkan dengan stres dan trauma disebabkan jangka waktu pengobatan yang lama. Hal tersebut mengharuskan penyandang untuk dapat beradaptasi. Sejauh pengetahuan peneliti, belum ada penelitian mendalam tentang proses bertahan penyandang kanker payudara sehingga membentuk posttraumatic growth (PTG). Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan wawancara, yang dianalisis menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA). Terdapat tiga partisipan yang terlibat dalam penelitian ini. Dinamika PTG partisipan terbentuk dari enam tema yaitu kondisi sebelum diagnosis, awal diagnosis, tantangan yang dihadapi, grief, proses bertahan, dan PTG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mampu lewati tahapan grief (penolakan dan rasa marah) dengan bantuan faktor internal (optimis, resiliensi, harapan, dan pengambilan keputusan) dan faktor eksternal (pengobatan dan pengaruh sosial). Kemudian partisipan membentuk penguasaan diri dan meningkatkan spiritualitas. Kedua hal tersebut berperan membentuk penerimaan dan kebersyukuran sehingga partisipan mencapai PTG. Pada penelitian ini, kebersyukuran membantu partisipan bertahan sehingga menonjolkan aspek PTG yaitu hubungan dengan orang lain, kemungkinan baru, dan perubahan spiritual. Hal tersebut membantu partisipan memaknai kanker sebagai jalan yang diberikan Tuhan agar mereka lebih dekat dengan-Nya, mempererat hubungan interpersonal, dan saling berbagi dengan orang lain.
Diagnosed with cancer was a traumatic event for cancer patients. They face stress and trauma caused by a long period of treatment. It pushes them for adapting to the situation. As far as I know, there has been no in-depth research on the surviving process of breast cancer patients and form posttraumatic growth (PTG). This research used the phenomenological approach and analyzed it with interpretive phenomenological analysis (IPA). There are three participants involved in this research. There are six primary themes to formalize PTG, which are the conditions before diagnosed, diagnosed condition, challenges, grief, the survival process, and PTG. This research found participants able to surpass the grief process (denial and anger) with internal (optimist, resilience, hope, and decision making) and external (treatment and social influence) factors assistance. Afterward, participants are forming their composure and increasing spirituality. Both help participants to form acceptance and gratitude, then leading to achieve PTG. In this research, gratitude helps participants to survive and accentuates PTG aspects which are relations to others, new possibilities, and spiritual changes. It helps participants to interpret cancer as God's ways to get closer to him, helping tighten their interpersonal relationship and a need to share with others.
Kata Kunci : kanker payudara, grief, kebersyukuran, spiritualitas, posttraumatic growth