Laporkan Masalah

Pengaruh Celah Pelolosan pada Bubu Lipat Tabung Terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Pantai Utara Kabupaten Tuban

FARREL NAFIS ADYATMA, Dr. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si; Dr. Soewarman Partosuwiryo, A.Pi., M.M

2020 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBERDAYA AKUATIK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan celah pelolosan terhadap nilai laju tangkap (CPUE), trap rate, komposisi hasil tangkapan ikan dan non ikan, serta komposisi ukuran ikan hasil tangkapan di Kabupaten Tuban. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019, dilakukan dengan uji coba penangkapan (experimental fishing) pada 10 titik lokasi yang berbeda. Pengoperasian bubu lipat tabung dilakukan secara rawai sejumlah 60 unit yang terdiri dari 20 bubu lipat tabung tanpa celah pelolosan, 20 bubu lipat tabung dengan celah pelolosan berukuran 3x6 cm, dan 20 bubu lipat tabung dengan celah pelolosan berukuran 4x7 cm. Bubu lipat tabung tanpa celah pelolosan mendapatkan hasil paling beragam. Jumlah hasil tangkapan berupa ikan paling banyak didapatkan pada bubu lipat tabung tanpa celah pelolosan sedangkan bubu lipat tabung dengan celah pelolosan 4x7 cm mendapatkan hasil tangkapan non ikan paling berat. Baik bubu lipat tabung tanpa celah pelolosan maupun bubu lipat tabung dengan celah pelolosan berukuran 3x6 cm dan 4x7 cm semuanya mendapatkan hasil tangkapan berukuran kecil lebih banyak daripada berukuran besar. Ikan dan rajungan merupakan hasil tangkapan paling dominan yang didapatkan dari ketiga jenis bubu lipat tabung. Nilai laju tangkap paling besar didapat pada bubu lipat tabung dengan celah pelolosan 4x7 cm yaitu sebesar 9,18 gr/bubu/trip. Nilai rerata trap rate terbesar didapat pada bubu lipat tabung tanpa celah pelolosan sebesar 17%. Celah pelolosan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap berat, jumlah, laju tangkap, dan trap rate tangkapan bubu lipat tabung.

The purpose of this study is to find out the effect of escape gap on catch per unit effort (CPUE), trap rate, fish-non fish composition and size of fish caught in Northern coast of Tuban Regency. The research was conducted in November 2019 by experimental fishing. The round folding traps were applied in 60 unit consisted of 20 traps without escape gap, 20 traps trap with 3x6 cm escape gap, and 4x7 cm escape gap, that were used for 10 fishing trips at a different location. Round folding traps without escape gaps got the most diverse results. Fish are more often found in catches of round folding traps without escape gaps, meanwhile round folding traps with 4x7 cm escape gap get the heaviest non fish catch. Small fish are caught more than big fish, both in folding traps without escaping gaps or traps with escaping gaps measuring 3x6 cm and 4x7 cm. Fish and small crab are the most common catches obtained from three types of round folding traps. The highest CPUE was obtained in round folding traps with 4x7 cm escape gap which is 9.18 gr/trap/trip. The largest average trap rate was obtained in round folding trap without escape gap which is 17%. The escape gap did not make a significant difference toward weight and number of catches among round folding traps.

Kata Kunci : bubu lipat, celah pelolosan, hasil tangkapan, komposisi, Tuban.

  1. S1-2020-398812-abstract.pdf  
  2. S1-2020-398812-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-398812-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-398812-title.pdf