Laporkan Masalah

Persepsi Kader dan Ahli Gizi terhadap Penggunaan Tikar Pertumbuhan sebagai Deteksi Dini Kejadian Stunting pada Balita

LATIFAH ALIFIANA R, Mutiara T P L Kusuma, Ph.D; Dr. Siti Helmyati, DCN, M.Kes

2020 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Konvergensi penanganan stunting menjadi salah satu program prioritas nasional, namun deteksi stunting di posyandu dirasa masih belum optimal dikarenakan ketersediaan sarana pendukung yang tidak memadai serta kemampuan dan keterampilan kader dalam mengukur panjang badan dinilai masih rendah. Pemerintah berupaya meluncurkan tikar pertumbuhan untuk memudahkan kader dalam upaya deteksi dini stunting pada anak balita. Terdapat perbedaan kebijakan dalam penggunaan tikar pertumbuhan di tingkat daerah. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi kader dan ahli gizi berkaitan dengan intensi atau minat dalam menggunakan tikar pertumbuhan sebagai alat deteksi dini stunting pada anak balita. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada pihak yang terkait dalam penggunaan tikar pertumbuhan serta analisis dokumen. Subjek wawancara dipilih dengan metode maximum variation sampling. Hasil : Terdapat beberapa kritik terhadap tikar pertumbuhan yakni adanya penambahan beban kerja kader serta kualitas dari bahan yang dinilai dapat memengaruhi hasil identifikasi stunting. Meskipun demikian, tikar pertumbuhan tetap digunakan karena dinilai telah sesuai dengan rekomendasi dari WHO, adanya peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan laporan konvergensi stunting di tingkat desa sebagai persyaratan dalam pencairan dana desa, adanya dukungan anggaran dari alokasi penggunaan dana desa untuk pengadaan tikar pertumbuhan, harga tikar relatif lebih murah, dan kemampuan kader dalam menggunakan tikar pertumbuhan. Selain itu, motivasi internal yang muncul seiring dengan pemberian pelatihan dan penyuluhan juga berpengaruh terhadap intensi dalam menggunakan tikar pertumbuhan sebagai alat deteksi dini kejadian stunting pada anak baduta. Kesimpulan : Menggunakan pendekatan Theory of Planned Behaviour, intensi dalam menggunakan tikar pertumbuhan dipengaruhi oleh norma subjektif dan kontrol perilaku. Selain itu juga dipengaruhi oleh motivasi internal.

Background: Stunting reduction has been one of Indonesia's priority. To prevent stunting, health provider and caregiver have to recognize inadequate growth in children. Child growth is monitored by community-based health worker (kader) in posyandu by looking at monthly weight gain and periodically by measuring length/height gain. There were difficulty of measuring length and the lack of equipment to measure child length in posyandu. World bank with Indonesian Government introduce Child Length Mat to resolve the difficulty of monitoring child length gain. However, there was different policy in every districts for using child length mat. Objective: This study used to find out community-based health worker (kader) and nutritionist's perception related to intention to use child length mat. Mehods: It was a qualitative case study in Puskesmas Sedayu 2's estate. In-depth interview was conducted to stakeholder who related to using of child length mat. They were recruited using purposive, maximum variation sampling. Document analysis was conducted to make sure respondent's information about child length mat. Results: There was some critiques about kader's workload and quality of child length mat's material. However, they still using child length mat because it made by WHO's standard. There were any regulation about the report of convergence intervention for stunting reduction that related to village's funding from national government. Kader's capability also contribute to intention to using child length mat. Conclusions: Based on Theory of Planned Behaviour, intention to using child length mat is affected by subjective norm and perceived behavioral control. In the other hand, self-determination motivation also give impact to the intention.

Kata Kunci : tikar pertumbuhan, persepsi, intensi, deteksi dini stunting, kader

  1. S1-2020-397774-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397774-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397774-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397774-title.pdf