Ingatan eksplisit ditinjau dari jenis kelamin dan usia
UYUN, Zahrotul, Dr. Thomas Dicky Hastjarjo
2002 | Tesis | S2 PsikologiPerkembangan dari tahun ke tahun umur rakyat Indonesia khususnya menujukkan peningkatan usia harapan hidup, dari 61 tahun untuk pria dan 66 tahun untuk wanita pa& tahun 1990-1995, menjadi 63 tahun untuk pria dan 69 tahun untuk wanita pada tahun 1995-2000. Namun yang perlu dicemati, usia harapan hidup antara laki-laki dan perempuan temyata lebih tinggi wanita. Apakah usia dan jenis kelamin berpengaruh terhadap kemampuan ingatan eksplisit? Oleh karenanya penelitian ini dilakukan, dengan tujuan untuk mengetahui apakah ingatan eksplisit dipengaruhi oleh variabel jenis kelamin dan usia. Subyek penelitian sebanyak 80 orang, terdiri atas 40 orang lanjut usia (20 pria dan 20 wanita) yang berasal dari Panti Wredha dan dan Panti Asuhan ‘Pusyiyah, dan 40 orang muda (20 pria dan 20 wanita) yang berasal dari mahasiswa Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran. Penelitian dilakukan dengan cara eksperimental untuk mengetahui ingatan eksplisit (free recall dan recognition). Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varians dua jalur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) tidak ada perbedaan dalam ingatan eksplisit antara laki-laki dan perempuan; (2) ada perbedaan yang sangat signifikan dalam ingatan eksplisit antara orang muda dan orang lanjut usia. Orang muda lebih kuat ingatan eksplisitnya daripada orang lanjut usia.
The life expectancy of the Indonesian people is becoming hgherand higher. In 1990 60 1995 it is 61 years for male and 66 years for female in 1995 to 2000 it becomes 63 years for males and 69 years for female. It is necessary to note that the life expectancy for females is higher than the life expectancy for males. Do age and sex have influence in the capacity or memory? It is why this research is intended to know whether explicit memory is influenced by variables of sex and age or not. The researcher choose 80 people as the object of the research. It concists of 40 old people (20 men and 20 women) who are living in the old people’s home and the orphanage of Aisyiyah and 40 young people (20 males and 20 females) who are the university students of Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran Boarding School. The research is carried dut on a trial basis by applying explicit memory method (free recall and recogmtion). Data are analyzed by using two ways of variant analysis technique. The results of the data analysis shows that (1) there is no difference in explicit memory between male and female, (2) there is difference in explicit memory between the young and the old. The explicit memory of the young is better than the explicit memory of the old.
Kata Kunci : Ingatan,Jenis Kelamin dan Usia,ecplicit memory Vree recall, recognition