ANALISIS TINGKAT KESADARAN LINGKUNGAN WISATAWAN DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU (TNBTS) JAWA TIMUR
AFIFAH LUTHFIYATI C, Anik Nuryani, S.S. M.Sc.
2020 | Tugas Akhir | D3 PARIWISATAKesadaran wisatawan akan kebersihan dan kepedulian lingkungan sangat berpengaruh terhadap kondisi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jawa Timur. Namun, tingginya angka kunjungan wisatawan tidak menjadikan setiap wisatawan memiliki kesadaran terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran lingkungan wisatawan di TNBTS khususnya Gunung Bromo serta mengkaji strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo tahun 2019. Sampel berjumlah 227 responden yang diambil secara random. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Dalam penelitian ini data primer yang digunakan berupa hasil kuesioner, hasil wawancara langsung, dan hasil observasi selama peneliti berada di TNBTS. Data sekunder berupa informasi yang didapat dari artikel di internet, buku, jurnal, dan dokumen lain yang berhubungan dengan TNBTS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran lingkungan wisatawan terdapat dua orang dengan kategori rendah (0,9%), 6 orang dengan kategori sedang (2,6%), dan 219 orang dengan kategori tinggi (96,5%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat kesadaran lingkungan wisatawan di TNBTS khususnya Gunung Bromo tergolong tinggi. Dengan ini berarti wisatawan di TNBTS khususnya Gunung Bromo dianggap sudah sadar terhadap lingkungan.
The tourist awareness of environmental care is very influential in Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS), East Java. However, the high number of tourist does not make every traveler have an awareness of the environment. This research aims to determine the level of tourists's environmental awareness at TNBTS, especially Mount Bromo and examine the strategies to overcome the environmental pollution. This research use combination method. The population is local tourist who visited Mount Bromo through the entrance of Cemoro Lawang, Probolinggo Regency in 2019. Samples of 227 respondents were taken randomly. The data collection techniques are questionnaires, interviews, observations, and library studies. The primary data are the form of questionnaires, live interviews, and observation results during the researcher were at TNBTS. Secondary data is the information obtained from articles on the internet, books, journals, and other documents that relate. The results showed that the level of environmental awareness there were two people with low category (0.9%), 6 people with medium category (2.6%), and 219 people with high category (96.5%). It can be concluded that the level of environmental awareness is relatively high. With this means tourists at TNBTS, especially Mount Bromo is considered to be aware of the environment.
Kata Kunci : Wisatawan, Pencemaran, Kesadaran Lingkungan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).