Laporkan Masalah

The Development and the subsequent decline of American puritanism

MASITOH, Siti, Dr. Djuhertati Imam Muhni, MA

2002 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Puritanisme mempunyai peranan yang besar dalam membentuk negara Amerika menjadi salah satu dari negara adi daya di dunia. Puritanisme mencapai puncak kejayaannya pada abad ke tujuh belas atau sekitar th 1630 an dan berlangsung beberapa tahun tetapi mulai abad ke delapan belas gaungnya sudah mulai menurun. Berpijak pada kenyataan ini, maka penelitian ii dimaksudkan untuk menganalisis mengapa dan bagaimana Puritanisme Q Amerika mengalami perubahan. Sifat dari penelitian ini adalah penelitian pengkajian Amerika, yaitu si peneliti memandang Puritanisme di Amerika dari beberapa aspek seperti aspek politik, agama dan kesusastraan. Penelitian ini digolongkan kedalam penelitian kepustakaan. Oleh sebab itu semua data berupa informasi-informasi diperoleh dari buku-buku, majalah dan jurnal yang didapat dari berbagai kepustakaan dan internet. Dari penelitian ini dldapatkan bahwa Puritanisme Q Amerika pada abad kesembilan belas mengalami perubahan dan condong mengalami kemunduran disebabkan karena pengaruh masa yang dikenal sebagai 'The Great Awakening' yang ditandai dengan munculnya kecondongan manusia menggunakan rasionya dalam menganalisis sesuatu ha1 termasuk masalah-masalah yang berhubungan dengan agama. Beberapa faktor yang bisa meruntuhkan Puntanisme di Amerika adalah adanya perubahan kondisi ekonomi, pertwnbuhan rasionalitas, munculnya semangat frontier, dan perkembangan imigrasi. Perubahan dan kemunduran Fkitanisme di Amerika bisa dilihat dari cara hdup orang Amerika yang mayoritas ditandai dengan: menurunnya sifat kesalehan, perwujudan kebanggaan dan rasa harga diri yang berlebihan, kurangnya sifat sosial dan meningkatnya pemakaian alkohol.

Puritanism plays a great role on supporting America as one of the superpower countries of the world. Puritanism in America has already reached its fame in the Seventeenth-Century or in the 1600’s and it had been taking place for some years but in the mid of the Eighteenth-Century it changed. Refering to t h s fact, it is important to conduct this research in order to fmd out how and why Puritanism in America had changed that led to its decline. This research is conducted based on the American studnes research in the sense that the researcher has tried to analyze Puritanism in America from many sides such as Puritan Theology, Political Life and Literature. This research is carried out in the way of library research so the researcher has got data in the form of information stated in books, jourmals and magazines from some libraries and internet. After finishing this research, the researcher has discovered that Puritanism in America in the Nineteenth-Century had changed to decline because of the preceding influence that took place during 1680 and 1720 when New England heralded the Great Awakening phase marked by one’s tendency to use rationality to overcome the problem he faces including theological problem. Some forces undermining American muitanism were change in economic condition, the presence of the frontier, growth of rationality, and cosmopolitanism of the new immigrants. The changes and the subsequent decline of American Puritanism could be seen from their way of thinking and living marked by the visible decay of godliness, manifestation of pride: a lack of social behaviors, and the increase of alcohol consumption.

Kata Kunci : Puritanisme Amerika,Ketidaktoleranan,Puritanism and intolerance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.