Pengaruh Pemberian Makanan Tabur Furikake Ulvamina terhadap Perubahan Panjang Badan Anak Stunting Usia 9-20 Bulan
AJENG HAYUSEKAR R, Dr. Toto Sudargo, SKM.,M.Kes; Dr. Siti Helmyati, DCN, M.Kes
2020 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANLatar belakang: Stunting merupakan masalah kekurangan zat gizi makro dan mikro yang bersifat kronis dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Pada rentang golden period anak, tumbuh kejar pada anak stunting masih dapat dilakukan dengan cara memberikan asupan yang adekuat. Pemberian makanan tabur Furikake Ulvamina digunakan untuk menambah asupan zat gizi makro dan mikro berupa zink, zat besi, dan protein yang diketahui berguna untuk menangani masalah stunting dan berdampak positif pada pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian makanan tabur Furikake Ulvamina terhadap perubahan panjang badan anak stunting usia 9-20 bulan. Metode: Kuasi Eksperimental dengan dengan rancangan penelitian pretest-posttest kontrol group design. Subjek penelitian yaitu anak stunting usia 9-20 bulan sebanyak 44 orang. Kelompok perlakuan yaitu kelompok yang diberikan makanan tabur Furikake Ulvamina 5 gr setiap hari serta konseling gizi dan kelompok kontrol yang diberikan konseling gizi. Kedua kelompok mendapatkan konseling gizi setiap 2 minggu sekali selama 12 minggu intervensi. Hasil: Analisis dilakukan pada 25 subjek, kelompok perlakuan (n=12) dan kelompok kontrol (n=13). Perubahan panjang badan kelompok perlakuan 4,45±2,72 cm lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol 3,16±1,77cm tetapi tidak berbeda signifikan (p-value 0,170). Kesimpulan: Pemberian makanan tabur Furikake Ulvamina tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan panjang badan anak stunting usia 9-20 bulan.
Background: Stunting is a problem of chronic macronutrient and micronutrient deficiency with the highest prevalence in Indonesia. In the golden period, catch up growth can be done by providing adequate intake. Furikake Ulvamina can be used to increase the intake of macronutrient and micronutrients that consist of zinc, iron, and protein which are known to be useful for handling stunting problems and have a positive impact on growth. This study aims to determine the effect of Furikake Ulvamina on changes in the length of stunting children aged 9-20 months. Methods: Quasi-Experimental with pretest-posttest control group design. The research subjects were 44 stunting children aged 9-20 months. The treatment group is the group that is given Furikake Ulvamina 5 gr daily and nutritional counseling. The control group is given nutritional counseling. Both of the groups received nutritional counseling every 2 weeks for 12 weeks of intervention. Results: The analysis was conducted on 25 subjects, the treatment group (n=12) and control group (n=13). The change of length in the treatment group was higher 4,45±2,72 cm than the control group 3,16±1,77 cm but it was not significantly different p-value 0,170. Conclusion: Furikake Ulvamina didn't have a significant effect on changes in the length of stunting children aged 9-20 months.
Kata Kunci : Furikake Ulvamina, stunting, panjang badan