Ketergantungan Masyarakat Desa Tambakrejo Terhadap Cagar Alam Pulau Sempu
DAVID DOMUTUA SILAEN, Kristiani Fajar Wianti, S.Hut., M.Si.
2020 | Skripsi | S1 KEHUTANANCagar Alam Pulau Sempu adalah kawasan yang berdampingan dengan Desa Tambakrejo dan menjadikan Cagar Alam Pulau Sempu sebagai sumber mata pencaharian utama dengan cara pemanfaatan sumberdaya yang terdapat dalam kawasan Cagar Alam tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar ketergantungan masyarakat Desa Tambakrejo terhadap Cagar Alam Pulau Sempu. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan cara wawancara dan observasi, wawancara dilakukan dengan panduan kuesioner meliputi profil responden, data karakteristik masyarakat, jenis mata pencaharian dan juga data pendapatan masyarakat desa tambakrejo sebanyak 10% dari 2.035 KK yaitu sebanyak 243 KK yang diambil dengan cara probability sampling. Analisis data dilakukan dengan perhitungan pendapatan yang terkait dengan kawasan dibagi dengan pendapatan keseluruhan dikali 100%. Ketergantungan dibagi menjadi empat kategori yaitu ketergantungan tinggi, ketergantungan sedang, ketergantungan rendah dan tidak tergantung sama sekali Hasil penelitian menjelaskan bahwasanya 95% masyarakat Desa Tambakrejo tidak tergantung sama sekali dengan kawasan Cagar Alam Pulau Sempu, hanya 2% dari masyarakat yang ketergantungannya tinggi, 2% ketergantungannya sedang, lalu 1% masyarakat yang ketergantungannyaa rendah. Meskipun hanya 5 % masyarakat yang memiliki ketergantungan, namun hal ini dapat menjadi ancaman bagi kawasan Cagar Alam Pulau Sempu karena mereka tidak memiliki keterampilan lain untuk mengalihkan sumber kehidupannya di luar kawasan Cagar Alam.
Sempu Island Strict Nature Reserve is an area adjacent to Tambakrejo Village and makes Sempu Island strict nature reserve the main source of livelihood by means of resource utilization in the area of the nature reserve. The purpose of this research is to know how much dependency of Tambakrejo village community towards Sempu Island Strict nature Reserve. Data collection method is carried out by way of interviews and observations, the interview is conducted with questionnaire guidelines include the respondents profile, data of characteristics of the community, the type of livelihood and also the revenue data of the village community Tambakrejo as much as 10% of the 2.035, namely as many as 243 taken by probability sampling. Data analysis is done with the calculation of income associated with the area divided by the total revenue at 100%. Dependencies are divided into four categories is. high dependence, moderate dependency, low dependency and no hanging at all. The results of the research explained that 95% the people of Tambakrejo Village do not depend at all with the area of the sempu island nature reserve, only 2% of the community is dependence high, 2% Moderate dependence, and 1% of low dependence communities. Although only 5% of the community has a dependency, it can be a threat to the Sempu Island strict nature Reserve because they have no other skill to divert the source of his life outside the nature reserve area.
Kata Kunci : Ketergantungan Masyarakat, Cagar Alam Pulau Sempu, Ancaman terhadap kelestarian CA / Community dependency, Sempu Island Strict Nature Reserve, Threat to sustainability Of the Nature Reserve kelestarian CA