Pengaruh AViRSex (Aid Video for Reproduction and Sexual Education) Terhadap Pengetahuan Tentang Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja di Kecamatan Ngemplak
APRILIA SUSANTI, Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., PhD. ; Ayyu Shandi, S.Kep., Ns., M.Sc
2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Perilaku seksual dan reproduksi yang menyimpang sering terjadi di fase genital (masa remaja). Perilaku seksual dan reproduksi yang menyimpang mulai dari kissing, necking, petting, memegang payudara, masturbasi, dan hubungan seksual pranikah. Perilaku yang menyimpang disebabkan karena pengetahuan tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang masih rendah. Kesehatan seksual dan reproduksi remaja dapat ditingkatkan dengan pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi berbasis video yang kemudian diberi nama AViRSex. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh AViRSex terhadap pengetahuan tentang kesehatan seksual dan reproduksi remaja. Metode: Penelitian quasi experimental pretest posttest yang dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019 dengan jumlah sampel 122 siswa kelas VII. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan kesehatan seksual dan reproduksi yang disusun oleh peneliti. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Rerata posttest mengalami peningkatan dibandingkan rerata pretest pada kelompok intervensi (p=0,00). Rerata posttest mengalami penurunan dibandingkan rerata pretest pada kelompok kontrol (p=0,675). Terdapat perbedaan yang signifikan pada selisih pengetahuan kelompok kontrol dan intervensi (p=0,00). Kesimpulan: Terdapat pengaruh (peningkatan) skor pengetahuan tentang kesehatan seksual dan reproduksi pada kelompok intervensi setelah diberikan AViRSex.
Background: A risky sexual and reproductive behavior often occurs in the genital phase (adolescence). A risky sexual and reproductive behavior like kissing, necking, petting, holding the breast, masturbating, and premarital sex due to the low level of knowledge about sexual and reproductive health. Adolescent sexual and reproductive health can be improved by video-based sexual and reproductive health education which is then named AViRSex. Objective: To determine the effect of AViRSex on knowledge about adolescent sexual and reproductive health. Method: Quasi experimental pretest posttest research was conducted in November-December 2019 with a sample of 122 grade VII students. Data were collected by using the sexual and reproductive health knowledge questionnaire made by the researcher. The data were analyzed using univariate and bivariate analysis. Result: The mean of posttest experienced increase compared to the pretest in the intervention group (p=0,00). The mean of posttest experienced decrease compared to the pretest in the control group (p=0,675). There is significant difference between knowledge score in intervention group compared to control group (p=0,00). Conclusion: There is effect (increase) score of sexual and reproductive health knowledge in the intervention group after being given AViRSex.
Kata Kunci : remaja, pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi, pengetahuan, video