ANALISIS KELAYAKAN PENGGUNAAN COMBINE HARVESTER PADA USAHA PELAYANAN JASA ALAT DAN MESIN PERTANIAN (UPJA) DI KABUPATEN MADIUN
MUHAMMAD HASAN IBRAHIM, Prof.Dr.Ir. Lilik Sutiarso,M.Eng; Dr. Radi, STP., M.Eng
2020 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIANKabupaten Madiun merupakan kabupaten yang mempunyai luas sawah yang sangat luas. Menurut data BPS tahun 2018 luas sawah di Kabupaten Madiun sebesar 33.225,4 ha. Dengan luas sawah sebesar itu tentu saja Kabupaten Madiun memiliki potensi hasil pertanian yang besar juga. Pada zaman yang semakin modern sekarang ini telah banyak inovasi-inovasi yang dilakukan termasuk di bidang pertanian. Telah banyak inovasi dilakukan di bidang pertanian salah satunya adalah combine harvester yang bertujuan agar pengerjaan sawah dapat dilakukan dengan lebih efisien dari cara manual. Pada kesempatan kali ini dilakukan penelitian mengenai kelayakan penggunaan combine harvester di Kabupaten Madiun. Kelayakan penggunaan combine harvester ini dilakukan dengan menganalisis ekonomi penggunaan combine harvester untuk mengetahui penggunaan combine harvester ini menguntungkan atau tidak. Analisis ekonomi yang dilakukan menggunakan tiga skenario perhitungan. Setelah diketahui kelayakannya maka selanjutnya dilakukan analisis jumlah kebutuhannya. Dari analisis yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa combine harvester yang sudah dianalisis beberapa dapat dinyatakan memasuki kriteria layak, yaitu nilai B/C ratio yang lebih dari 1 dan juga pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran. Untuk combine harvester yang masih belum layak masih bisa dilakukan evaluasi seperti analisis yang sudah dilakukan dalam penelitian ini. Jumlah kebutuhan combine harvester terbanyak ada di Kecamatan Pilangkenceng.
Madiun District is an area that has vast paddy fields. According to data on BPS 2018, the area of rice paddy in Madiun is 33,225.4 ha. With the size of paddy fields that is of course Madiun Regency has the potential of great agricultural results as well. In today's increasingly modern era, many innovations have been made including agriculture. There has been a lot of innovations done in agriculture one of which is combine harvester that aims to make rice field work more efficiently than manual way. On this occasion, research on the feasibility of using combine harvester in Madiun district. Eligibility for the use of combine harvester is done by analyzing the economic use of combine harvester to know the use of this combine harvester beneficial or not. Economic analysis is conducted using three calculation scenarios. After being known for its behaviour, the analysis of the number of needs is further. From the analysis that has been done can be seen that the combine harvester that has been analyzed several can be declared entering the criteria worthy, namely the value of the B/C ratio is more than 1 and also the income is greater than the expenditure. For the combine harvester that still not feasible still can be done evaluation such as analysis already done in this study. Number of needs of the most combine harvester is in the subdistrict Pilangkenceng.
Kata Kunci : Combine Harvester, Kabupaten Madiun, UPJA