Laporkan Masalah

HUBUNGAN KECEMASAN SOSIAL DENGAN PERTEMANAN REMAJA DI JEJARING SOSIAL

JESSLYN JOHANNA T, Avin Fadilla Helmi, Dr., M.Si.

2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Masa remaja merupakan masa yang krusial bagi individu untuk memiliki teman dan membangun pergaulan, namun di era sekarang ini remaja kerap mengalami kecemasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan sosial dengan pertemanan remaja di jejaring sosial. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan negatif antara kecemasan sosial dengan pertemanan remaja dalam konteks jejaring sosial. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala kecemasan sosial dan skala pertemanan di jejaring sosial. Keseluruhan subjek berjumlah 171 orang yang merupakan siswa dari salah satu SMA Negeri di Yogyakarta. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hubungan antara kecemasan sosial dengan pertemanan remaja di jejaring sosial tidak signifikan, dengan dasar nilai F sebesar 3,198 dan nilai r sebesar -0,136 (p > 0,05). Analisis tambahan juga dilakukan dengan menggunakan analisis tematik jawaban subjek terkait dengan pengalaman remaja ketika berteman di jejaring sosial. Adapun pengalaman yang sangat menyenangkan yang paling banyak muncul pada jawaban subjek antara lain adalah memperluas pertemanan, sharing/berbagi, mendapat respons positif, dan memelihara pertemanan. Sementara, pengalaman yang sangat tidak menyenangkan berupa mendapat perlakuan negatif, konflik dengan teman, dihubungi orang yang tidak dikenal, merasa insecure, orientasi seksual, krisis privasi, tindak kejahatan, dan ada pula yang tidak pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan. Pengalaman-pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mayoritas subjek cenderung mampu memetakan setiap pengalaman mereka, baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Sehingga, dapat dikatakan bahwa subjek yang telah menceritakan tentang pengalaman negatif mereka, tidak lantas dapat diartikan sebagai individu yang mengalami kecemasan sosial dan tidak memiliki pengalaman menyenangkan ketika berteman di jejaring sosial, begitu juga sebaliknya.

Social anxiety is a disorder that commonly occurs in adolescence. The period is also a crucial stage for human to have friends and build their own peers. This research aims to examine the relationship between social anxiety and online friendship in adolescence. The hypothesis of this research is that there is a negative relationship between social anxiety and online friendship in adolescence. The instruments that have been used in this research are the social anxiety scale and online friendship scale. The number of participants is 171 students from one of senior high school in the Special Region of Yogyakarta. This research analysis used a simple linear regression method. The result shows that the relationship between social anxiety and online friendship in adolescence is not significant, based on F score = 3,198 and r score = -0,136 (p>0,05). Additional analysis also carried out with a thematic analysis method, collected from the participants� responses. It was talking about the most pleasing and the worst experience when they are making online friends. The most pleasing experiences are expanded friendship, sharing, positive feedback, and maintaining their friendship. Meanwhile, the worst experiences are negatively treated, conflict with friends, contacted by strangers, feeling insecure, sexual orientation, a crisis of privacy, violence, and some of them never experienced once. The experiences above indicate that the majority of the subject tend to be able to explain both of the experience required. Therefore, subjects that have explained their negative experiences, can not necessarily be interpreted as having social anxiety and have no pleasant experiences on having online friends, and vice versa.

Kata Kunci : kecemasan sosial, pertemanan remaja, pertemanan online, jejaring sosial, social anxiety, friendship in adolescence, online friendship, social networking sites

  1. S1-2020-394395-abstract.pdf  
  2. S1-2020-394395-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-394395-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-394395-title.pdf