Laporkan Masalah

PEMANFAATAN DATA PENGUKURAN RTK-RADIO UNTUK PEMBUATAN PETA BIDANG TANAH SKALA 1:1000 DESA DUDUWETAN, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2020

LAURENCIA DINA R S, Ir. Waljiyanto, M.Sc.

2020 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK GEOMATIKA

Sesuai dengan bunyi UU Pokok Agraria tentang pendaftaran tanah pasal 19 ayat 1, pendaftaran tanah penting dilakukan untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan kepada pemegang hak atas suatu bidang tanah yang mereka tinggali atau miliki, maka dari itu pentingnya melakukan pembuatan peta bidang tanah. Pembuatan peta bidang tanah dapat menggunakan berbagai metode, yaitu dengan terestrial dan ekstraterestrial. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan peta bidang tanah Desa Duduwetan dengan memanfaatkan data metode ekstraterestial dengan menggunakan data GPS RTK-radio yang datanya diperoleh dari BPN Kabupaten Purworejo. Data koordinat bidang tanah yang digunakan dalam penelitian ini telah ditransformasikan ke dalam sistem proyeksi TM 3derajat. Koordinat bidang tanah selanjutnya diolah dengan melakukan plotting, digitasi titik-titik koordinat sehingga terbentuk bidang tanah, kemudian melakukan pemberian informasi bidang tanah seperti Nomor Identifikasi Bidang (NIB), nama pemilik, dan luas bidang tanah. Selanjutnya melakukan layoting peta yang terdiri dari judul, skala, arah utara peta, legenda, nama dan instansi pembuat peta. Tahap terakir melakukan analisis data dengan cara membandingkan bidang dari data pengukuran RTK-Radio dengan bidang hasil digitasi pada orthophoto. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 1787 titik koordinat diukur oleh BPN Kabupaten Purworejo yang membentuk 871 bidang tanah yang terdiri atas 491 bidang tanah permukiman, 16 bidang tanah kas desa dan 364 bidang sawah. Sejumlah 808 bidang tanah berstatus K1. Ada empat bidang tanah yang memiliki kasus sengketa. Tanah sengketa termasuk dalam tanah yang berstatus K2. Terdapat 59 bidang tanah yang belum memiliki NIB dikarenakan bidang tanah berstatus K3. Selain itu analisis yang dilakukan meliputi analisis bentuk dan luas bidang. Dari analisis bentuk bidang menghasilkan perbedaan jumlah bidang yaitu terdapat 364 bidang dari data pengukuran RTK-Radio dan terdapat 767 bidang sawah dari hasil digitasi orthophoto. Sedangkan dari hasil analisis luas bidang memperlihatkan bahwa selisih luas yang dihasilkan tidak terlalu signifikan sehingga memenuhi toleransi. Kata kunci: Pendaftaran tanah, Peta bidang, PTSL, RTK-Radio.

In accordance with the Basic Agrarian Law regarding land registration article 19 paragraph 1, land registration is important to ensure legal certainty and protection to the holders of rights over an area of land that they live in or own, therefore the importance of making maps of land parcels. Making land maps can use a variety of methods, namely terrestrial and extraterrestrial. In this research, a map of the Duduwetan Village by utilizing extraterrestial method data using RTK-radio GPS data from the BPN Purworejo District. The data of the land parcel coordinates used in this study have been transformed into the TM 3 degrees projection system. The next plot of land coordinate was processed by plotting, digitizing the coordinate points so that a plot of land is formed, then providing information about the plot of land such as the Field Identification Number (NIB), the name of the owner, and the area of the plot. Next layoting the map consisting of the title, scale, north direction of map, legend, name and agency of map maker. The last step is to analyze the data by comparing the fields from the RTK-Radio measurement data with the digitization results on orthophoto. The results showed that there were 1787 coordinate points measured by the Purworejo Regency BPN which formed 871 parcels of land consisting of 491 parcels of residential land, 16 parcels of village treasury and 364 parcels of rice fields. A total of 808 parcels of land were K1 status. There are four parcels of land that have dispute cases. Land disputes are included in land with status K2. There are 59 parcels of land that do not yet have NIB due to the K3 status. In addition, the analysis conducted includes the analysis of the shape and area of the field. From the analysis of the shape of the field produces a difference in the number of fields, there are 364 fields from RTK-Radio measurement data and there are 767 fields from the results of orthophoto digitization. While the results of the analysis of the area of the field shows that the resulting broad difference is not too significant so that it meets tolerance. Key words: Land registration, Field map, PTSL, RTK-Radio.

Kata Kunci : Pendaftaran tanah, Peta bidang, PTSL, RTK-Radio

  1. D3-2020-415775-abstract.pdf  
  2. D3-2020-415775-bibliography.pdf  
  3. D3-2020-415775-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2020-415775-title.pdf