Laporkan Masalah

Pendekatan Komunikasi Inklusif Dalam Peningkatan Akses Informasi Dari Web Desa Bagi Masyarakat Marginal Di Desa Susukan, Sumbang, Banyumas

NURYANTI, Subejo, S.P.,MSc.,Ph.D ; Dr.Ir. Roso Witjaksono, M.S

2020 | Disertasi | DOKTOR PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat bagi pengelola web desa, menganalisis pendekatan komunikasi inklusif dari pengelola web kepada masyarakat marginal, dan menjelaskan perubahan sosial yang terjadi setelah implementasi pendekatan komunikasi inklusif di Desa Susukan, Sumbang, Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui 3 tahap yaitu penyadaran, pengkapasitasan, dan pemberian daya. Bentuk pemberdayaan berupa pelatihan jurnalistik dan pengelolaan web desa. Pendekatan komunikasi inklusif dilakukan dengan menyediakan papan informasi sebagai media perantara untuk mengakses web desa bagi masyarakat marginal. perubahan sosial yang terjadi adalah adanya perubahan pengetahuan, motivasi dan pemanfaatan web desa secara lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), metode ini memungkinkan peneliti untuk berpartisipasi aktif menyelesaikan persoalan penelitian. Rekomendasi kedepan perlu adanya kebijakan yang mendukung implementasi pendekatan komunikasi inklusif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mengakses informasi melalui internet atau web desa.

This study aims to analyze community empowerment for village official website teams, analyze inclusive communication approaches from web teams to marginalized communities, and explain social changes that occur after the implementation of inclusive communication approaches in Susukan Village, Sumbang, Banyumas. The results showed that community empowerment (to the village official website team) was carried out through 3 stages: awareness, capacity building, and empowerment. The form of empowerment is in the form of journalistic training and village web management. The inclusive communication approach is carried out by providing an information board as an intermediary media to access the village web for marginalized communities. social changes that occur are changes in knowledge, motivation and better use of the village web. This study uses the Participatory Action Research (PAR) method, this method enables the researcher to actively participate in solving research problems. Future recommendations need policies that support the implementation of an inclusive communication approach in community empowerment, especially in accessing information through the internet or the village official website. Keywords : Inclusive communication, marginal society, PAR, empowerment, social change

Kata Kunci : Kata kunci : pendekatan komunikasi inklusif, masyarakat marginal, PAR, pemberdayaan, perubahan sosial

  1. S3-2020-405491-abstract.pdf  
  2. S3-2020-405491-bibliography.pdf  
  3. s3-2020-405491-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2020-405491-title.pdf