Laporkan Masalah

Kemiskinan dan strategi mempertahankan kelangsungan hidup keluarga miskin pedesaan :: Studi di Kec. Barambai, Kab. Barito Kuala, Kal-Sel

AZIZA, Aulia, Prof.Dr. Sunyoto Usman

2002 | Tesis | S2 Sosiologi

Penelitian untuk memahami penyebab kemiskinan dalam masyarakat pedesaan, selain disoroti dari faktor-faktor natural dan internal untuk menjelaskan kekurangan-kekurangan individu yang bersumber dari teori modern dan beberapa teori kebudayaan lainnya. Disamping itu faktor eksternal juga sangat penting diketahui dalam rangka memahami masalah kemiskinan secara komprehensif. Penelitian ini diselenggarakan dalam rangka memahami realitas kemiskinan pedesaan yang mengambil lokasi di desa yang ada di Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala kalimantan Selatan. Sehubungan dengan itu, pengembangan konstruksi teori dilaksanakan sebagai pedoman untuk mengarahkan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan arsip-arsip. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menurut metode analisa kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kemiskinan di desa yang ada di Kecamatan Barambai disebabkan oleh musibah yang menimpa manusia baik itu sakit, meninggal dunia atau karena bencana alam yang berdampak pada menurunnya produktifitas kerja, selain itu juga disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, banyaknya jumlah tanggungan dalam sebuah rumah tangga dan ditempatkannya masyarakat tersebut pada lokasi yang tidak layak (masyarakat disini merupakan masyarakat transmigrasi) yaitu lahan yang tingkat kesuburan tanahnya sangat rendah. Kenyataan juga menunjukkan, keberadaan KUD telah menghasilkan realitas yang berbeda dengan apa yang dikehendaki secara ideal yaitu untuk meningkatkan penghidupan petani ke arah yang lebih baik. Berdasarkan situasi dan kondisi sosial yang terjadi, maka muncullah strategi bertahan hidup di kalangan masyarakat pedesaan yang dilakukan untuk menyiasati tekanan tekanan baik yang menyangkut faktor natural, internal maupun struktural (penyebab kemiskinan), strategi bertahan hidup itu merupakan manifestasi dari tindakan rational choice yang dilakukan masyarakat pedesaan sebagai keluarga miskin, merespon berbagai situasi yang dihadapi baik melalui tindakan-tindakan kreatif seperti memanfaatkan jaringan sosial, diversifikasi usaha, mengerahkan seluruh anggota keluarga dan melakukan migrasi sirkuler.

Beside viewed from natural and internal factors, the research which aims to reveal the causes of poverty of rural inhabitants is also to explain the individual limitations based on modern theories and some of other cultural theories. This research is conducted to reveal the reality of rural poverty in villages in Barambai district, Barito Kuala, South Borneo. Accordingly, the developing of the theoretical construction is done as a direction to focus the research. The data is obtained through observation and thorough interview. Meanwhile, the secondary data is obtained through library research, documentation, and archives. The collected data is analyzed by the method of qualitative analysis. The result of the research shows that poverty process which happens in the villages in barambai district due to the calamities befall inhabitants: sickness, mortality, and natural disaster, which degrade work productivity; lower education; the quantity of the dependant in a family; and the settling of them (they are trance migrants who are settled in a very unfertile area). The reality also shows that the existence of KUD (Rural Cooperation) produces excess that is different from its ideal, to improve the welfare within the farmers. Based on such a social situation and condition, emerge the survival strategic within the society to overcome the obstacles: natural factors, internal factors, as well as structural ones. The survival strategic is a manifestation of the action of rural inhabitant rational choice. It responds any situations befall them through the creative actions such as taking the benefit of social network, enterprise diversification, family mobility, and circular migration.

Kata Kunci : Kemiskinan,Kelangsungan Hidup, rural poverty


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.