Laporkan Masalah

PENGAWASAN PEMILU DI INDONESIA (Studi Kasus Relawan Kotak Kosong Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pati Tahun 2017)

AGUS SUYANTO, Longgina Novadona Bayo, S.I.P., M.A.

2020 | Tesis | MAGISTER POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Tesis ini mengulas tentang pengawasan pemilu di Pilkada Kabupaten Pati Tahun 2017 yang dilakukan oleh sekelompok warga yang tergabung dalam Relawan Kotak Kosong. Setidaknya ada 3 alasan empiris yang melatarbelakangi penelitian, pertama, tingkat pelanggaran pemilu di Indonesia semakin meningkat. Kedua, terjadi penurunan jumlah pemantau pemilu di Indonesia. Dan yang ketiga, kritik terhadap pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu sebagai otoritas lembaga pemerintah yang diberi kewenangan dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu. Pilkada Kabupaten Pati Tahun 2017 hanya diikuti oleh 1 pasangan calon yang melawan kotak kosong. Kerangka pikir yang dibangun penulis, kalau pilkada dengan calon tunggal di analogikan dengan uncontested election, maka Relawan Kotak Kosong mempunyai potensi untuk melakukan pengawasan partisipatif. Temuan dari penelitian ini adalah Relawan Kotak Kosong memiliki strategi untuk dapat melakukan pengawasan partisipatif. Walaupun disisi lain juga ada kendala dan tantangan yang dihadapi oleh Relawan Kotak Kosong. Potensi pengawasan ini nantinya dapat dijadikan masukan untuk dapat direplikasi oleh Bawaslu untuk mengoptimalkan program pengawasan partisipatif yang sudah berjalan.

This thesis reviews the election monitoring conducted by a group of citizens who are members of the Blank Box Volunteers during 2017 regional head election in Pati Regency. There are at least 3 empirical reasons behind the research. Firstly, the increasing level of election violations in Indonesia. Secondly, the decreasing number of election observers in Indonesia. And third, criticism of community involvement in election monitoring carried out by Bawaslu (Election Supervisory Body) as government institution which has the authority to carry out the election monitoring. The 2017 regional head election in Pati was followed only by a pair of candidates. The theoretical framework set by the writer is that if the election with a single candidate is analogous to an uncontested election, then the Blank Box Volunteers have potentials to conduct participatory monitoring. Without neglecting some obstacles and challenges faced by the Blank Box Volunteers, the findings of this study show that the Blank Box Volunteers have a strategy to be able to carry out participatory supervision. The potential of this monitoring can later be used as input to be replicated by Election Supervisory Body to optimize the participatory monitoring program that is already running.

Kata Kunci : Kotak Kosong, Uncontested Election, Pilkada Calon Tunggal, Pengawasan Partisipatif

  1. S2-2020-404200-abstract.pdf  
  2. S2-2020-404200-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-404200-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-404200-title.pdf